Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Tanah Kaveling Cerah, Podomoro Park Siapkan Land Bank

Marketing GM Podomoro Park Tedi Guswana menyatakan pihaknya sudah memprediksi dari tahun 2021, bahkan permintaan mengenai lahan siap bangun di kawasan Podomoro Park sudah ramai ditanyakan konsumen sejak tahun 2021.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  15:59 WIB
Lahan siap bangun di Podomoro Park, Kabupaten Bandung - Istimewa
Lahan siap bangun di Podomoro Park, Kabupaten Bandung - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Di Indonesia permintaan terhadap tanah kaveling terus meningkat, berbagai lembaga survei properti menyebut tahun 2022 merupakan tahun yang akan memberikan dampak besar bagi para developer di Indonesia.

Tidak hanya penjualan rumah, permintaan tanah kaveling juga terus meningkat di tahun ini. Data sebuah laman properti menyebut, terdapat peningkatan angka sebesar 31,41 persen di kuartal IV 2021 jika dibandingkan kuartal III di tahun yang sama.

Peningkatan pencarian permintaan lahan siap bangun sebesar 31,41 persen ini salah satu indikasi kuatnya investasi tanah diterjang berbagai krisis termasuk pandemi.

Menanggapi hasil kajian tersebut, Marketing GM Podomoro Park Tedi Guswana menyatakan pihaknya sudah memprediksi dari tahun 2021, bahkan permintaan mengenai lahan siap bangun di kawasan Podomoro Park sudah ramai ditanyakan konsumen sejak tahun 2021.

“Kita sudah prediksi dari tahun 2021, kecenderungan permintaan lahan siap bangun terus meningkat selain ya untuk investasi tapi juga kebutuhan pembangunan yang berbeda, jadi untuk mengakomodir itu kita siapkan Land Bank type Ananta," katanya, Selasa (18/1/2022).

Selain itu, berdasarkan data kelompok umur pencari lahan siap bangun berada di rentang 25-34 dan 18-24. Menurut Tedi, berdasarkan kelompok umur tersebut terdapat arti yang bisa diintrepretasikan datanya oleh developer.

“Dari data yang ditampilkan oleh Lamudi kita lihat kelompok usia milenials memilih lahan siap bangun karena keinginan desain yang disesuaikan bisa untuk usaha, kantor, studio ya intinya yang punya fleksibilitas tinggi," ungkap Tedi.

Selanjutnya Marketing GM Podomoro Park menerangkan, salah satu faktor tingginya permintaan lahan siap bangun di Podomoro Park adalah kawasannya yang istimewa.

Mengusung konsep resort, penghuni akan merasa tinggal di kawasan yang sejuk dan asri karena pengalokasian 50 persen lahan untuk kawasan terbuka hijau menjadi kekuatan dan daya tarik Podomoro Park.

“Kawasan itu ya faktor yang paling diincar, kita punya danau, fasilitas olahraga lengkap, belum lagi konsep one stop living di kawasan seluas 130 hektare," pungkasnya.

Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id menyebut pencarian lahan siap bangun di kota-kota besar di Indonesia terus meningkat dan diprediksi akan terus menguat di tahun ini.

“Salah satu peningkatan permintaan penjualan lahan siap bangun berada di kota-kota besar seperti Bogor, Bandung, Medan, Bali dan Jogja. Kota-kota ini dianggap punya instrumen investasi yang kuat jangka panjang, makannya banyak pembeli lahan siap bangun mengincar kota ini,” jelas Mart.

Selain itu, menurut Mart Kenaikan harga tanah bisa mencapai 10-20 persen per tahun tergantung dari daya tarik lokasi tersebut. Untuk itu banyak developer yang terus berupaya membangun kawasannya agar memiliki daya saing dan menjadi target investasi calon konsumen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agung podomoro properti
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top