Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kolaborasi Jabar-Yogyakarta: Saling Promosikan Pariwisata dan Kebudayaan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik menuturkan komitmen kolaborasi kedua daerah tersebut terwujud dalam kesepakatan bersama kedua belah pihak.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  20:13 WIB
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta untuk memperkuat kepariwisataan dan kebudayaan.
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta untuk memperkuat kepariwisataan dan kebudayaan.

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta untuk memperkuat kepariwisataan dan kebudayaan. Kolaborasi tersebut bertajuk Jabar Kalayan Jogja, Majeng Kagem Pariwisata dan Kebudayaan Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar Dedi Taufik menuturkan komitmen kolaborasi kedua daerah tersebut terwujud dalam kesepakatan bersama kedua belah pihak.

Adapun fokus dalam kesepakatan bersama tersebut berkaitan dengan pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), dan budaya. Melalui kolaborasi tersebut, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda DI Yogyakarta akan sama-sama mempromosikan ketiga sektor dalam kesepakatan bersama tersebut.

"Kita harus berlanjut. Ini bukan hanya di masa pandemi Covid-19 saja, terus berlanjut tahun depan. Kita lakukan karena sudah dipayungi kesepakatan bersama. Jadinya, kemudian juga, kolaborasi kita akan lakukan. Ini momentum untuk saling mempromosikan," kata Dedi di Jogja Museum Nasional, Rabu (1/12/2021).

Dedi menjelaskan, Pemda Provinsi Jabar akan mengenalkan produk-produk ekraf, destinasi wisata, dan budaya Jabar di DI Yogyakarta. Setelah itu, giliran Pemda DI Yogyakarta yang akan berkunjung ke Jabar untuk melakukan kegiatan serupa.

"Kita adakan juga promosi pariwisata. Pemasaran kita untuk lokal dulu, karena memang itu adalah peluang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata. Beberapa minggu lalu, kita menguatkan promosi membawa seller dan buyer dari Yogya untuk kunjungan wisata ke Jabar, dari Yogya juga sama," ucapnya.

Selain itu, Dedi pun mengatakan bahwa budaya menjadi pilar pertama kelembagaan. Sumber Daya Manusia (SDM) didorong untuk menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini. Adaptasi itu perlu dibalut dengan inovasi dan kolaborasi.

"Budaya menjadi kekuatan, yaitu pilar pertama kelembagaan dan SDM menyesuaikan dengan kondisi sekarang yang kita kemas sebuah inovasi," ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DI Yogyakarta Dian Lakshmi. Menurutnya, kolaborasi menjadi faktor penting dalam membangkitkan kembali sektor pariwisata, ekraf, dan budaya.

Dian mengatakan, kesepakatan bersama Pemda Provinsi Jabar dengan Pemda DI Yogyakarta akan ditindaklanjuti. "Karena MoU besar, akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama antarsektornya," kata Dian.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta pemprov jabar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top