Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Digital Livin' Bank Mandiri di Jabar Capai 70 Juta Transaksi

Peningkatan pengguna transaksi digital tersebut, ditandai dengan menurunnya walk in customer rata-rata 11 persen dari tahun sebelumnya.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  19:21 WIB
Peluncuran Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri - Istimewa
Peluncuran Livin' by Mandiri dan Kopra by Mandiri - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Transaksi Digital lewat Livin' by Bank Mandiri di Jawa Barat menunjukkan tren positif. Secara year-on-year transaksi digital meningkat 62,9 persen dari 42,9 juta transaksi di September 2020 meningkat menjadi 70 juta transaksi pada September 2021.

"Pengguna aplikasi Livin' by Mandiri untuk wilayah Jawa Barat saat ini telah mencapai 858 ribu pengguna, meningkat sebesar 41 persen jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya," kata Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 M Wisnu Trihanggodo di Kota Bandung, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, peningkatan pengguna transaksi digital tersebut, ditandai dengan menurunnya walk in customer rata-rata 11 persen dari tahun sebelumnya.

"Nasabah yang datang ke bank itu sudah menurun jumlahnya, pengguna ATM juga ternyata setelah adanya digitalisasi juga turun 9,4 persen," kata dia.

Selain itu kinerja dari sisi dana masyarakat juga tumbuh per September 2021 sebesar 20,2 persen dan dari sisi kredit 14,9 persen.

"Jadi secara industri perbankan kita di atas rata-rata perbankan, kalau perbankan di angka 7 persen di dana masyarakat, kemudian kalau kredit rata-rata perbankan mungkin 2,9 persen, karena memang kami sebagai bank pemerintah punya moral obligasi untuk tetap menyalurkan kredit kepada khususnya terkait pemulihan ekonomi nasional," ungkapnya.

"Kenaikannya y-o-y September 2020 Rp41,1 triliun, September 2021 kita Rp49,6 triliun, secara kredit kami naik dari Rp36,5 triliun September tahun lalu, September tahun ini Rp41,5 triliun," ungkapnya.

Secara kontribusi, Wisnu menjelaskan sektor wholesale masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 60 persen meskipun jumlahnya hanya 2.100 nasabah.

"Secara sektor kami handle semua sektor, untuk kita handle wholesale, Bank Mandiri handle nasabah korporasi, nasabah komersial dan nasabah komersial, dari sisi ritelnya komposisinya 4,5 juta nasabah, paling besar, jumlah wholesale-nya ada 2.100 nasabah, tapi kontribusi wholesale-nya itu secara dana mengkontribusi 60 persen dari total dana kami," jelasnya.

Terakhir, soal restrukturisasi terkait Covid-19, Bank Mandiri sudah memberikannya kepada lebih dari 40.000 nasabah di Jawa Barat dengan baki debet total kredir Rp8,9 triliun.

"Itu Jawa Barat only, tidak termasuk Bodebek dan Tangerang," jelasnya.

Untuk penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) jugasudah dilakukan kepada 23.000-an pelaku UMKM dengan total anggaran Rp2,7 triliun. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top