Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cuma Modal Gawai, Milenial Ciayumajakuning Didorong Jadi Investor

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini mengatakan milenial dan generasi Z adalah drivers dari ritel investor di Pasar Modal Indonesia.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 22 November 2021  |  13:27 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, CIREBON - Generasi milenial di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) didorong menjadi investor pada masa pandemi Covid-19. Kemajuan teknologi, membuat mereka mudah memiliki saham.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini mengatakan milenial dan generasi Z adalah drivers dari ritel investor di Pasar Modal Indonesia. Transaksi saham, bisa dilakukan secara online, melalui sistem online trading, yang bisa dilakukan dari rumah saja (invest from home).

"Terhentinya sebagian besar investasi riil selama pandemi, membuat banyak investor yang mengalihkan dananya ke Pasar Modal. Hal ini harus dimanfaatkan," kata Reza melalui pesan tertulis, Senin (22/11/2021).

Reza mengatakan, jumlah investor milenial juga meningkat berkat digitalisasi pasar modal yang saat ini akrab dengan generasi muda. Namun, investor muda terutama di daerah (Kabupaten Cirebon) harus mendapatkan edukasi yang cukup dalam berinvestasi.

Menurutnya, investasi di pasar modal harus memiliki horizon jangka panjang, lantaran sangat berisiko tinggi fluktuasi.

Selain itu, lanjutnya, dalam berinvestasi investor harus mengamati valuasi harga saham berdasarkan analisa yang bisa didapatkan dari Perusahaan Sekuritas tempat investor membuka rekening saham.

"Kenali juga profil risiko masing-masing sebelum memilih saham untuk mengisi portofolio investasi. Dan lakukan diversifikasi atau memiliki lebih dari satu saham untuk mengelola risiko. Sesuai prinsip investasi," katanya.

Industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) sudah hadir lebih dari 20 tahun di Indonesia. Namun begitu, PBK belum terlalu populer dibandingkan dengan industri lainnya di wilayah Cirebon, Indramayu, Kuningan, dan Majalengka (Ciayumajakuning).

PBK merupakan salah satu alternatif investasi yang menjanjikan dari sisi imbal hasil (return). Di tengah masa pandemi ini pun, salah komoditasnya yaitu Locogold mampu memberikan return di atas 30 persen atas kenaikan harga emas sepanjang 2020.

Pimpinan Equityworld Futures (EWF) Cirebon Ernest Firman menyebutkan industri perdagangan berjangka merupakan hal baru di wilayah Ciayumajakuning. Pemahaman kepada masyarakat akan terus diberikan.

Ernest menambahkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan transaksi sebesar 10.000 lot bisa terealisasi. Tetapi, pada pertengahan Oktober 2021, transaksi mencapai 16.500 lot.

"Ini merupakan sebuah pencapaian terbaik karena mampu melampui target yang direncanakan pada awal 2021 ini. Artinya, minat masyarakat untuk berinvestasi mulai meningkat," kata Ernest.

Ernest menargetkan, hingga akhir 2021 EWF Cirebon bakal melakukan transaksi hingga 30.000 lot. Hal tersebut dilakukan agar kantor perwakilan di Ciayumajakuning ini mampu berkontribusi minimal 30 persen dari seluruh kantor EWF di Indonesia.

Selain memasyarakatkan perdagangan Berjangka Komoditi, pihak EWF pun membuka kesempatan untuk 300 orang, terutama di wilayah Ciayumajakuning menjadi konsultan bisnis.

Ernest menyebutkan, pada masa pandemu ini banyak perusahaan tutup dan jumlah pengangguran terus bertambah. Perusahaan pialang berjangka diklaim mampu bertahan di tengah badai pandemi.

"Semakin banyak anak muda yang bergabung bersama EWF Cirebon, kami yakin tingkat akan membantu pertumbuhan pendapatan, mereka bisa dapat Rp10 sampai 50 juta setiap bulannya," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei cirebon
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top