Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teras Cihampelas Kembali Beroperasi Setelah 2 Tahun Ditutup

Yana berharap, upaya aktivasi ini bisa kembali membuat pamor Teras Cihampelas kembali meningkat. Terlebih saat pandemi Covid-19 membuat banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 22 November 2021  |  14:15 WIB
Teras Cihampelas di Kota Bandung kembali beroperasi pasca 2 tahun diinonaktifkan.
Teras Cihampelas di Kota Bandung kembali beroperasi pasca 2 tahun diinonaktifkan.

Bisnis.com, BANDUNG - Teras Cihampelas di Kota Bandung kembali beroperasi pasca 2 tahun diinonaktifkan. Operasionalisasi Teras Cihampelas ini diramaikan dengan pameran karya, pentas seni dan berbagai macam kegiatan lainnya.

"Mudah-mudahan dengan kita aktivasi ada kegiatan seni, budaya dan nanti jadi co working space, Teras Cihampelas bisa ramai lagi dan jadi ikon lagi," ucap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Senin (22/11/2021).

Yana berharap, upaya aktivasi ini bisa kembali membuat pamor Teras Cihampelas kembali meningkat. Terlebih saat pandemi Covid-19 membuat banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan.

Namun, Yana tidak menampik apabila upaya untuk mengembalikan aktivitas pedagang harus ekstra keras. Dari 192 pedagang yang ada di Teras Cihampelas, saat ini hanya sekitar 40-an pedagang yang sudah mulai berjualan.

"Hampir dua tahun pandemi semua fasilitas publik ditutup, termasuk Teras Cihampelas. Tentunya berdampak pada pedagang. Sekarang karena sudah di level 2, kita sudah membuka beberapa fasilitas publik, termasuk Teras Cihampelas," katanya.

"Cuma karena saat aktivasi itu pedagang itu sudah lama berhenti, jadi tidak gampang untuk mengajak memulai lagi," bebernya.

Selain aktivasi kegiatan, Yana juga sudah meminta agar sarana dan prasarana Teras Cihampelas terus ditingkatkan. Sekaligus juga mengimbau agar pengawasan dan semangat untuk memelihara fasilitas yang ada ini menjadi tanggung jawab bersama.

"Kita cat ulang. Misalkan kios makanan itu ada meja kursi, kita buatkan desainnya supaya ada yang ditutup. Supaya tidak kepanasan atau kehujanan. Tidak semua, bergantung lokasi-lokasinya saja," ujarnya.

Perihal wacana peningkatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 3, Yana menuturkan kebijakan tersebut hanya membatasi mobilitas. Namun tidak sampai menutup total beberapa aktivitas yang sudah direlaksasi.

"Kalau PPKM level 3 yang saya tangkap lebih kepada tempat yang sudah direlaksasi tidak ditutup. Tapi jam operasional dan kapasitasmya dikurangi. Ini supaya mengurangi mobilitas, karena dikhawatirkan libur Natal dan tahun baru meningkatkan mobilitas," katanya. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top