Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Jabar Paparkan Tiga Solusi Turunkan Angka Kemiskinan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan ada tiga solusi yang sedang dijalankan Pemda Provinsi Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 September 2021  |  13:28 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya menekan angka kemiskinan dengan berbagai program.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan ada tiga solusi yang sedang dijalankan Pemda Provinsi Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Solusi pertama adalah menurunkan beban pendapatan masyarakat, seperti sekolah gratis dan kesehatan gratis. Kedua, menekan angka kemiskinan dengan rutilahu. Ketiga, meningkatkan pendapatan melalui pemberdayaan usaha.

“Kami punya Kredit Mesra. Kita ada program Satu Desa Satu Usaha. Sudah 3.000an desa dan 5.000 tenaga usaha dalam tiga tahun. Lalu ada Satu Pesantren Satu Produk, kami baru sanggup 2.000-an pesantren punya usaha dalam tiga tahun dari 9.000 pesantren yang ada di desa-desa,” kata Kang Emil dalam pernyataan yang dikutip Rabu (29/9/2021).

“Serta kalau didukung APBN, program Satu Pesantren Satu Produk saya kira dalam 2024 bisa menjadi pengentasan kemiskinan berbasis pesantren,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dari Sisi Pemberdayaan Ekonomi yang dipimpin Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/9/2021).

Wapres RI mengatakan, ada dua tantangan untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Pertama, memastikan program perlindungan sosial. Kedua adalah menyelenggarakan program pemberdayaan bagi masyarakat kelompok miskin ekstrem.

"Isu utama percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem adalah bagaimana memastikan program perlindungan sosial dan pemberdayaan dapat secara efektif mengurangi kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem," kata Wapres RI.

Guna memastikan dua hal tersebut berjalan optimal, kata Wapres RI, semua jajaran kementerian, lembaga pemerintah non-kementerian, pemerintah daerah, dan pihak non-pemerintah bersangkutan mesti memastikan program tepat sasaran.

"Saya meminta kepada para gubernur dan bupati untuk memastikan bahwa seluruh rumah tangga miskin ekstrem di wilayah prioritas menerima semua program yang dilaksanakan," tuturnya.

Menurut Wapres RI, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk intens berkoordinasi dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di daerah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar ridwan kamil
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top