Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proses Revitalisasi Situ Bagendit Baru 40 Persen, Wabup Garut Minta Dikebut

Proses revitalisasi objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, baru 40 persen. Padahal, tempat tersebut harus selesai pada Desember 2021.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 14 September 2021  |  16:30 WIB
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau pengerjaan proses revitalisasi objek wisata Situ Bagendit
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau pengerjaan proses revitalisasi objek wisata Situ Bagendit

Bisnis.com, GARUT - Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyatakan proses revitalisasi objek wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, baru 40 persen. Padahal, tempat tersebut harus selesai pada Desember 2021.

"Laporan dari PT Adhi Karya selaku jasa kontruksi yang bertanggung jawab dalam pembangunan Situ Bagendit, pembangunan ini baru mencapai angka di bawah 50 persen," kata Helmi di Kabupaten Garut, Selasa (14/9/2021).

Helmi mengatakan, pihaknya meminta kepada pihak PT Adhi Karya untuk mempercepat proses pembangunan agar manfaatnya bisa segera dirasakan, khususnya oleh masyarakat Garut.

Untuk mempercepat hal tersebut, kata Helmi, ia bersama dinas terkait akan terus melakukan peninjauan sebanyak satu kali setiap pekannya.

"Pengawasan dan evaluasi harus dilakukan oleh pihaknya, sehingga pengerjaan pembangunan objek wisata yang disebut-sebut kelas dunia ini bisa cepat pengerjaannya," kata Helmi.

"Barusan (yang ditinjau) gate 1 dan gate 3, minggu depan saya lihat di gate 2, sebenarnya ini masih jauh ya tapi mudah-mudahanlah mereka lebih cepat lagi dalam pekerjaan," kata Helmi.

Revitalisasi atau penataan kawasan wisata Situ Bagendit di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, resmi dimulai pada 1 November 2020.

Hal itu ditandai oleh penandatanganan perjanjian kontrak antara Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kawasan Permukiman Wilayah II Balai Prasana Permukiman Wilayah Jawa Barat dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. selaku kontraktor pelaksana penataan kawasan Situ Bagendit.

Penandatanganan kontrak turut disaksikan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Hidayat Sumadilaga, dan Bupati Garut Rudy Gunawan dari tempat masing-masing, Senin (26/10/2020) malam.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, penataan kawasan wisata Situ Bagendit ditargetkan selesai pada 31 Desember 2021. Dengan begitu, wajah baru Situ Bagendit sebagai destinasi wisata kelas dunia bisa dinikmati untuk umum per 1 Januari 2022.

"Kami sangat mengapresiasi penataan yang dikerjakan oleh pemerintah pusat. Berkat komitmen semua sambil melawan (pandemi) Covid-19, pembangunan (Situ Bagendit) masih bisa dikerjakan," ujarnya dalam keterangan yang dikutip Selasa (27/10/2020).

Nilai kontrak pada penataan kawasan Situ Bagendit yakni sebesar Rp81,17 miliar dengan lingkup pengerjaan antara lain, pembangunan pintu masuk dan area parkir, area plaza, dermaga wisata, amfiteater, pujasera, masjid, serta bangunan penunjang lainnya.

Total lahan yang dibutuhkan pada penataan tahap pertama seluas 3,5 hektare, pedestrian dengan panjang 6,7 kilometer, dan pembangunan Pulau Nusa Kelapa seluas 2,3 hektare. Sementara jangka waktu yang ditetapkan dalam kontrak tersebut yaitu selama 435 hari atau kurang lebih 14 bulan dengan batas akhir pengerjaan pada 31 Desember 2021.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top