Bisnis.com, BANDUNG - Ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2021 tumbuh melejit 6,13 persen bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (year on year).
Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, secara kumulatif hingga triwulan II 2021, ekonomi Jabar tumbuh 2,54 persen.
Pertumbuhan ini bagian dari buah penanganan ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi baik pada level nasional maupun Jawa Barat yang dilakukan oleh pemerintah, termasuk kemampuan masyarakat dan dunia usaha dalam berinovasi untuk tetap survive di tengah pandemi.
Seperti diketahui, selama empat triwulan terakhir ekonomi Jabar terkontraksi karena pandemi Covid-19.
"Perekonomian Jawa Barat memasuki triwulan II-2021 mengindikasikan tren pemulihan yang cukup baik. Hal tersebut dapat dilihat dari tumbuhnya beberapa lapangan usaha seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai salah satu lapangan usaha unggulan mengalami pertumbuhan, ditopang dengan masuknya masa panen di beberapa daerah," tulis BPS dalam siaran resminya, Kamis (5/8/2021).
Namun secara q-to-q, perekonomian triwulan II ini tumbuh 1,79 persen. Pertumbuhan ini ditunjang oleh penguatan langkah pemulihan ekonomi melalui penanganan pandemi dan kebijakan-kebijakan terkait aktivitas ekonomi serta dorongan konsumsi Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.
Bila dilihat secara semesteran, ekonomi Jabar semester I 2021 dibanding semester I 2020 (c-to-c) menunjukkan pemulihan dengan tumbuh sebesar 2,54 persen setelah mengalami konstraksi pada periode yang sama di tahun 2020 lalu sebesar -1,65 persen.
Pertumbuhan positif ini buah dari penanganan pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah diimbangi dengan inovasi pelaku ekonomi agar tetap survive di tengah pandemi.