Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Bandung Masuk Lagi ke Zona Merah, Wisatawan Jangan Datang Dulu

Dengan pengetatan di Kota Bandung diharapkan wisatawan berpikir ulang untuk berkunjung ke Kota Bandung di saat pandemi. 
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 Juni 2021  |  18:35 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana - Bisnis/Dea Andriyawan
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Wakil Wali Kota Yana Mulyana menegaskan Pemerintah Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan aturan penanganan Covid-19.

Hal itu dilakukan menyikapi label kewaspadaan Kota Bandung yang masuk ke zona merah.

"Sekarang pengawasan harus ditingkatkan terus. Alhamdulillah, selama ini saya keliling di aparat kewilayahan dengan aparat TNI-Polri kompak untuk lakukan pengawasan," ucap Yana di Balai Kota Bandung, Jumat (25/6/2021).

Yana menuturkan regulasi terakhir yaitu Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 61 Tahun 2021 sudah memuat langkah penanganan untuk mengantisipasi risiko di zona merah. Meski ketika aturan itu dibuat, Kota Bandung masih berada di zona oranye.

Untuk itu, sambung Yana, ketika Kota Bandung saat ini berada di level kewaspadaan zona merah, maka tinggal meningkatkan pengawasannya saja. Karena, ujar dia, sejumlah aturannya sudah disesuaikan.

"Memang sebetunya pada saat kemarin kita ratas (terbatas), skor risiko kita di angka 1,81. Jadi 0,01 lagi sudah masuk ke zona tinggi atau zona merah. Makanya kemarin di ratas, semua regulasi yang dikeluarkan sudah relatif untuk zona merah," bebernya.

Skor Kota Bandung, menurut Yana, kini di angka 1,72. Kondisi itu membuat Kota Bandung masuk ke zona risiko tinggi.

Salah satu langkah antisipatif yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung adalah penutupan tempat hiburan dan tempat wisata. Termasuk pembatasan di sektor ekonomi dengan memperketat kapasitas dan waktu operasional hanya sampai pukul 19.00 WIB. 

Tak ketinggalan pula restoran dan rumah makan hanya diperkenankan memberikan layanan pesan antar. Kemudian, Pemkot berkolaborasi dengan Polrestabes Bandung menutup sejumlah ruas jalan di jam-jam tertentu.

"Sebetulnya tetap dengan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), perwal masih relevan untuk zona risiko tinggi. Teman-teman kewilayahan dengan seluruh instansi terkait pengawasannya juga sudah bagus. Tinggal konsistensi," beber Yana.

Yana berharap pengetatan di Kota Bandung membuat wisatawan berpikir ulang untuk berkunjung. Ia mengimbau wisatawan sedikit bersabar dan menahan diri untuk tidak ke Kota Bandung. 

Dengan beragam upaya pengetatan sejak pekan lalu, Yana berharap, bisa menekan kasus di Kota Bandung. 

Namun untuk mewujudkannya, Yana memohon dukungan kedisiplinan semua pihak, termasuk warga Kota Bandung dan wisatawan.

"Sebetulnya dengan penutupan tempat hiburan, tempat wisata dan tempat kuliner, kita batasi dengan take away, harapannya wisatawan dari luar tidak terlalu tertarik datang ke Kota Bandung. Sekarang, datang ke Bandung mau apa?" katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisatawan kota bandung Covid-19
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top