Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Persiapan Lebaran, BI Jabar Siapkan Uang Kartal Rp17,45 Triliun

Bank Indonesia Jawa Barat menyiapkan uang kartal Rp17,45 triliun untuk melayani penukaran uang menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 19 April 2021  |  17:35 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Barat Herawanto (kedua kiri) bersama Regional Head of  PT Bank Danamon Indonesia Tbk Pinastika Junia (ketiga kiri), Chief of Payment System KPw BI Provinsi Jawa Barat Ameriza M. Moesa (ketiga kanan), dan Pimpinan Cabang PT Bank Neo Commerce Tbk Nenden Nurhaeni (kedua kanan) meninjau penukaran uang lembar pecahan Rp75.000 di sela-sela konferensi pers terkait kebutuhan dan penukaran uang selama Ramadan dan Idulfitri 1442 H di Bandung - Bisnis
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Jawa Barat Herawanto (kedua kiri) bersama Regional Head of PT Bank Danamon Indonesia Tbk Pinastika Junia (ketiga kiri), Chief of Payment System KPw BI Provinsi Jawa Barat Ameriza M. Moesa (ketiga kanan), dan Pimpinan Cabang PT Bank Neo Commerce Tbk Nenden Nurhaeni (kedua kanan) meninjau penukaran uang lembar pecahan Rp75.000 di sela-sela konferensi pers terkait kebutuhan dan penukaran uang selama Ramadan dan Idulfitri 1442 H di Bandung - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Bank Indonesia Jawa Barat menyiapkan uang kartal Rp17,45 triliun untuk melayani penukaran uang menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Uang tersebut akan didistribusikan di 559 titik di seluruh Jawa Barat terkecuali wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.

"Rinciannya, untuk Ciayumajakuning sekitar Rp3,19 triliun, Priangan Timur Rp2,05 triliun dan sisanya Rp12,21 triliun untuk Priangan," kata Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Jawa Barat Herawanto, di Kota Bandung, Senin (19/4/2021).

Menurutnya, penyediaan uang kartal pada momentum lebaran tahun ini menurun 19,44 persen dibandingkan pada tahun 2020 lalu. Tahun lalu pihaknya mengalokasikan uang pecahan kartal sebesar Rp21,66 triliun.

Menurut Herawanto ada dua kemungkinan yang terjadi yang mengakibatkan penurunan tersebut. Pertama adalah kondisi perekonomian yang masih labil akibat Pendemi Covid-19. Ke dua adalah adanya migrasi transaksi dari transaksi konvensional menggunakan uang kartal menjadi transaksi digital.

Masyarakat bisa menukarkan uang pecahan di kantor Bank Indonesia, bank konvensional dan BPR.

"Jadi kami berharap ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat mencari uang baru pecahan yang kertas," katanya.

"Untuk layanan penukaran uang melalui loket bank sudah dapat dilakukan mulai 12 April sampai dengan 11 Mei 2021," kata dia.

Sementara itu, Regional Head of Bank Danamon Indonesia Tbk mengatakan pihaknya siap menyukseskan penukaran uang jelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.

Agenda tahunan ini memang menjadi rutinitas masyarakat untuk berbagi di hari raya dengan menggunakan pecahan uang baru.Sehingga untuk mendukung hal tersebut Bank Danamon siap membantu distribusi uang tunai ini.

Sementara itu, dalam proses pelayanan penukaran uang, pihaknya sudah menyiapkan teknis sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kita pastikan akan menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19," kata dia. (k34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top