Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil Nilai Warga Makin Optimistis Ekonomi 2021 Membaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai optimisme ekonomi saat ini menjadi atas pikiran atau top of mind masyarakat. Ini adalah persepsi yang sama saat menapaki tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  13:03 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai optimisme ekonomi saat ini menjadi atas pikiran atau top of mind masyarakat. Ini adalah persepsi yang sama saat menapaki tahun 2020 sebelum pandemi Covid-19.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri via daring webinar rilis survei Charta Politika Indonesia bertajuk “Evaluasi Kebijakan, Aktivitas Masyarakat dan Peta Politik Triwulan I 2021 di Gedung Pakuan Bandung, Minggu (28/3/2021) malam.

“Saya melihat terjadi optimistisme yang besar di survei Charta Politika. Saya lihat, optimisme ekonomi pada Februari 2020 sekitar 60 persen kemudian anjlok, per hari ini sudah di atas 60 persen. Artinya, optimisme ekonomi yang menjadi top of mind masyarakat hari ini sudah hampir sama dengan periode sebelum Covid-19,” katanya.

Menurut Gubernur, orang cenderung mau divaksin setelah tokoh masyarakat berkampanye kemudian disuntik dan menjadi teladan. Sehingga tak ada lagi perdebatan fundamental. Hal yang ada tantangan seperti kapasitas vaksin.

“Kalau di daerah itu tupoksinya menyuntik. Pemerintah Pusat menyediakan barangnya. Kalau barangnya tidak ada, kami sedih juga. Kalau barangnya banyak, kami kerjanya yang paling tertantang, kira-kira begitu. Saya doakan suplai vaksin tetap ada,” katanya.

Ridwan Kamil menilai kondisi 2021 sangat berbeda dengan kondisi tahun lalu, meskipun sama-sama masih dalam masa pandemi Covid-19. Saat ini, masyarakat cenderung lebih optimistis dibandingkan tahun lalu.

“Situasi 2020 berbeda dengan situasi 2021. Tahun 2020 kita tidak punya instrumen yang melimpah untuk pengetesan. Dulu, rapid test antibodi itu tidak ada pilihan lain walaupun dinyatakan tidak akurat. Sekarang, 2021 kita sudah ada rapid test antigen, lebih akurat, bisa tes di mana-mana sehingga masyarakat cenderung lebih optimistis,” ujarnya.

Ditambah lagi, kondisi saat ini dengan adanya pelaksanaan program vaksinasi massal yang gencar dilakukan pemerintah pusat dan daerah, masyarakat semakin optimistis menyambut kembali kegiatan normal seperti sebelum masa pandemi Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top