Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Corona Varian Baru Ditemukan di Wilayah Tetangga, Purwakarta Mulai Pasang Mata

Gugus tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purwakarta mulai pasang mata dan telinga untuk meminimalisasi penyebaran virus corona varian baru B117 UK.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  13:23 WIB
Corona Varian Baru Ditemukan di Wilayah Tetangga, Purwakarta Mulai Pasang Mata
Varian virus corona B117 - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PURWAKARTA – Gugus tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purwakarta mulai pasang mata dan telinga untuk meminimalisasi penyebaran virus corona varian baru B117 UK. Bukan tanpa alasan, mengingat virus jenis baru ini telah ditemukan di Kabupaten Karawang atau wilayah tetangga Purwakarta.

“Kita sudah antisipasi sejak kemarin dengan tracing dan sosialisasi untuk pencegahan,” ujar Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika kepada Bisnis.com, Senin (8/3/2021).

Anne menuturkan, memang pihaknya tak bisa menjamin apakah virus varian baru ini telah masuk ke Purwakarta atau belum. Namun setidaknya, masyarakat bisa tetap mengantisipasinya. Yakni dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Misalnya, dengan terus menerapkan 5M.

“Kita bercermin ke Kabupaten Karawang, ternyata penanganannya sama seperti penanganan yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan itu bisa sembuh. Mudah-mudahan tidak terjadi di Kabupaten Purwakarta, makanya harus terus kita antisipasi,” jelas dia.

Seperti diketahui, belum lama ini warga di Kabupaten Karawang digegerkan dengan penemuan virus corona varian baru B117 UK yang menyerang dua pekerja migran Indonesia (PMI) asal wilayah ini. Tak mau kecolongan, satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayah tersebut, pun kemudian bergerak cepat untuk meneliti dan mencari informasi terkait temuan itu.

Penemuan varian baru virus korona yang menyerang dua PMI ini, bermula saat dua PMI dengan inisial M dan A tiba di Bandara Soekarno Hatta setelah melakukan perjalanan luar negeri. Sesaat setelah pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kesehatan di masa pandemi di bandara, mereka dinyatakan positif terpapar virus.

Hak itu diketahui, setelah keduanya menjalani tindakan tes swab PCR. Kemudian terpaksa dilakukan isolasi bagi keduanya di Jakarta. Setelah menjalani isolasi, hasil tes Swab mereka negatif dan sudah diizinkan pulang ke Karawang. Jadi keduanya pulang ke Karawang dengan hasil negative. (K60)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta Covid-19
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top