Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sudah Divaksin, Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Masih Terpapar Covid-19

Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19 meskipun kedua tokoh publik tersebut sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu.
Ajijah
Ajijah - Bisnis.com 28 Februari 2021  |  15:13 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Bupati dan Wakil Bupati Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19 meskipun kedua tokoh publik tersebut sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis Bayu Yudiawan menjelaskan hal itu bisa terjadi akibat imunitas yang belum terbentuk secara optimal.

"Pembentukan antibodi membutuhkan waktu sehingga saat belum terbentuk kita masih bisa tertular, vaksin Sinovac dan Sinoval yang di gunakan di Indonesia termasuk di Ciamis adalah vaksin dengan virus yang sudah dimatikan sehingga aman dan tingkat risiko sangat rendah," ujarnya, dikutip Diskominfo Kabupaten Ciamis, Minggu (28/2/2021).

"Sebagaimana kita ketahui vaksin yang dipakai di Ciamis dan di Indonesia pada umumnya kita memakai Sinovac dan Sinoval. Vaksin ini berupa activated vaksin artinya vaksin yang berasal dari virus yang sudah dimatikan," terang Bayu.

Ia menjelaskan lebih lanjut, tubuh memerlukan waktu untuk membentuk respons antibodi dari vaksinasi. Biasanya satu sampai dua bulan antibodi akan terbentuk optimal. Saat terjadi paparan infeksi, antibodi belum terbentuk sehingga masih bisa terkonfirmasi positif atau tertular.

"Untuk Bapak Bupati kita ketahui bersama beliau baru divaksin tahap pertama, tiga hari sebelum terkonfirmasi. Di hari keempatnya terkonfirmasi positif terpapar jadi memang belum terbentuk antibodi," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk Wakil Bupati dan ibu Bupati yang sudah melakukan vaksinasi tahap kedua baru sekitar dua minggu yang lalu sehingga antibodi juga belum terbentuk optimal.

"Tidak ada perlindungan yang sifatnya 100 persen. Evikasi dari uji klinis vaksin Sinovac dan Sinoval yang kita pakai bisa memberikan perlindungan 65-90 artinya masih ada kemungkinan 35-10 persen terjangkit. Namun bila sudah mendapatkan vaksinasi, dampak yang terlalu serius karena memang sudah terbentuk antibodi", sambung Bayu.

Terkonfirmasi positifnya Bupati dan Wakil Bupati Ciamis disebabkan karena padatnya aktivitas pelayanan, mobilitas dalam melaksanakan tugas sehingga mengakibatkan adanya paparan virus disaat imunitas belum terbentuk optimal.

Sebagai tindak lanjut, Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis tengah melacak kontak erat dan mensterilisasi seluruh area Gedung Setda Ciamis demi pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ciamis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top