Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembayaran Pajak dan Retribusi di Kabupaten Cirebon Bisa Gunakan QRIS

Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menerapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Cirebon.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  13:13 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menerapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Cirebon.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan ETPD dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran secara digital. Selain itu, guna membiasakan transaksi digitak bagi masyarakat serta ASN.

"Menuju Kabupaten Cirebon terdepan dalam digitalisasi menuju smart city melalui pembentukan TP2DD atau Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah," kata Imron di Pendopo Bupati, Kota Cirebon, Selasa (26/1/2021).

Layanan ETPD yang baru saja diluncurkan belum lama ini, bisa melakukan transaksi penerimaan daerah di beberapa sektor pajak atau retribusi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Mulai saat ini pun, pembayaran retribusi pasar bisa yang bisa menggunakan QRIS berada di tujuh titik, yakni Pasar Babakan, Pasar Ciledug, Pasar Jamblang, Pasar Palimanan, Pasar Cipejeuh, Pasar Sumber dan Pasar Batik Plered.

Kemudian, pembayaran retribusi parkir di Hutan Kota Sumber dan parkir Pasar Sumber saat didorong pula dengam cara nontunai.

Imron mengatakan, pembayaran PBB, retribusi sampah (on progress), pembayaran beberapa badan usaha milik desa (BUMDes), sampai pajak kendaraan pun bisa dengan metode transaksi yang dianjurkan selama pandemi covid-19 ini.

Ia pun berharap, adanya hal tersebut bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga perubahan ke arah lebih baik untuk Kabupaten Cirebon bisa segera terealisasi.

"Masa pandemi ini bukan penghambat untuk berinovasi, sehingga pendapatan asli daerah (PAD) dapat meningkat," katanya.

Kepala Kepala Perwakilan BI Cirebon Bakti Artanta mengatakan inovasi digital terhadap layanan transaksi keuangan daerah dengan kanal QRIS mempermudah masyarakat membayar retribusi dan pajak.

"Dapat meningkatkan pendapatan daerah secara optimal untuk mendukung pembangunan Kabupaten Cirebon," katanya. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top