Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

23.000 Nakes di Kota Bandung Telah Mendaftar untuk Dapatkan Vaksin Tahap I

Sebanyak 23.000 SDM Kesehatan di Kota Bandung telah mendaftar melalui Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) untuk mendapat vaksinasi Covid-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  15:55 WIB
Ilustrasi - Bloomberg
Ilustrasi - Bloomberg

Bisnis.com, BANDUNG - Sebanyak 23.000 SDM Kesehatan di Kota Bandung telah mendaftar melalui Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) untuk mendapat vaksinasi Covid-19.

Mereka termasuk bagian dari penerima 43.000 dosis vaksin Covid-19 yang diberikan PT. Bio Farma.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menerima 43.000 dosis vaksin Covid-19 dari PT. Bio Farma.

Namun, saat ini dosis vaksin belum diserahterimakan dan masih disimpan di gudang penyimpanan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Tapi dosis vaksin belum masuk ke kita, masih di gudangnya Jabar. Tapi kita sudah menyiapkan storage itu, pokoknya kalau ini dikirim kita sudah siap," kata Ema di Balai Kota Bandung, Kamis (7/1/2020).

Ema yang juga sebagai Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung menjelaskan, tahap pertama penyuntikan vaksin dilakukan sesuai dengan kebijakan pusat, yaitu diberikan kepada SDM Kesehatan.

Mereka adalah orang-orang yang bekerja di dalam ruang lingkup kesehatan.

Bahkan, office boy dan Satpam yang bekerja di Rumah Sakit maupun Puskesmas pun termasuk dalam kriteria tersebut.

"Mereka pun menjadi bagian target, kalau dokter dan perawat udah pasti," tegas Ema.

Menurutnya, Pemerintah Pusat berencana akan melakukan kick off penyuntikan pertama pada 14 Januari mendatang.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhan, termasuk tenaga vaksinator (orang yang menyuntik vaksin).

"Pusat ada kick off tanggal 14, kita sedang mempersiapkan rasanya tidak mungkin kita tidak siap," tegas Ema.

"Termasuk juga pelatihan tenaga vaksinator, itu kita pun sudah ada. Lalu tempat, tempat yang nanti yang dipakai untuk vaksinasi ada 180, di antaranya di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, tahap pertama vaksin akan dilaksanakan mulai Januari-April 2021.

Menurutnya, 23.000 tenaga kesehatan yang sudah mendaftar di SISDMK, nantinya akan diverifikasi ulang.

Jika memenuhi persyaratan, mereka akan menerima SMS dari Telkomsel dengan Pedulindung.Id yang berisi jadwal dan tempat untuk melakukan vaksin.

"Kalau yang sudah mendaftar ke SISDMK sekitar 23 ribu, itu termasuk petugas gizi, pramusaji dan lain-lain," terangnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top