Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat dan Banjir di Bandung

Citra satelit pada Kamis (24/12) menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif atau cumulonimbus dalam skala luas pada siang hingga sore hari di wilayah Bandung.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 25 Desember 2020  |  10:49 WIB
Mobil terendam banjir di Bandung - Media sosial
Mobil terendam banjir di Bandung - Media sosial

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung Tony Agus Wijaya menjelaskan pemicu hujan lebat penyebab banjir di wilayah Bandung pada Kamis (24/12).

Tony menjelaskan bahwa perubahan pola angin, yang pengaruhi oleh dinamika atmosfer, membuat awan hujan terkumpul di atas wilayah Bandung, Jawa Barat.

"Terdapat gangguan yang cukup signifikan di wilayah Jawa Barat yang menyebabkan perlambatan massa udara di sebelah barat Jawa Barat. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan diantaranya di wilayah Jawa Barat," katanya, Jumat (25/12/2020).

Selain itu, menurut dia, citra satelit pada Kamis (24/12) menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif atau cumulonimbus dalam skala luas pada siang hingga sore hari di wilayah Bandung.

"Inilah yang di perkirakan menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat hingga terjadi banjir," kata Tony.

Dia mengemukakan bahwa menurut prakiraan musim hujan mencapai puncak pada Januari 2021 di wilayah Jawa Barat.

Pada Jumat, wilayah Jawa Barat diprakirakan menghadapi hujan dengan intensitas ringan.

"Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir bandung
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top