Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Persiapan Kabupaten Bandung Jalankan Pilkada di Masa Pandemi

Meskipun kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bandung terus bertambah, namun perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Bandung dipastikan tetap berjalan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  14:57 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Meskipun kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bandung terus bertambah, namun perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Bandung dipastikan tetap berjalan.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Baik terkait pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember mendatang, maupun edukasi penegakkan disiplin protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Kurang lebih 5 hari lagi, masyarakat Kabupaten Bandung akan menggunakan hak suaranya dalam menentukan kepala daerah untuk lima tahun ke depan. Meskipun dilaksanakan di tengah wabah, dengan koordinasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan forkopimda, insya Allah pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan kondusif,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung dalam, Jumat (4/12/2020).

Sementara itu, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bandung per tanggal 3 Desember 2020, mencapai 2.005 kasus. Dengan rincian korban meninggal sebanyak 63 orang, 681 orang dalam proses perawatan dan 1261 orang dinyatakan sembuh.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada, tutur Kasatpol, pihaknya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, melakukan diseminasi secara masif hingga tingkat Rukun Warga (RW).

Hal tersebut dilakukan guna memastikan perhelatan lima tahunan di Kabupaten Bandung aman dan nyaman serta tidak menjadi klaster baru penyebaran virus Covid-19.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaannya, Pemkab Bandung akan menerjunkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan saat gelaran Pemilu.

Di antaranya adalah dengan memastikan gerakan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak tetap bisa dilaksanakan oleh masyarakat pada saat Pemilu.

Pertengahan November lalu, Kabupaten Bandung sempat dinyatakan berada pada level tinggi (merah) risiko covid-19. Namun kembali turun ke level sedang (orange) seiring penambahan angka pasien sembuh.

“Dalam Pileg (pemilihan legislatif) 2019, angka partisipasi masyarakat Kabupaten Bandung mencapai 63 persen. Dengan sinergitas antara Desk Pilkada, KPU dan Bawaslu, tingkat partisipasi masyarakat pada pilkada yang dilaksanakan Rabu 9 Desember 2020, ditargetkan mencapai 77.5 persen,” tutur Kawaludin. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabupaten bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top