Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WJIS 2020: Kepala BKPM Puji Kebijakan Pro Investasi Jabar

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendorong investasi.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 16 November 2020  |  17:45 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (keempat kanan) berfoto bersama tujuh kepala daerah di Rebana Metropolitan. - Bisnis/Rachman
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (keempat kanan) berfoto bersama tujuh kepala daerah di Rebana Metropolitan. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, BANDUNG - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendorong investasi.

Bahlil mengatakan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 realisasi investasi Jabar selalu menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Pihaknya mencatat hingga triwulan III Tahun 2020 atau periode Januari-September 2020, Jabar pun menempati peringkat pertama realisasi investasi dengan total sebesar Rp86,3 triliun. Jumlah tersebut akumulasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Bahlil mengatakan, keberhasilan Jabar menarik minat investor tidak lepas dari komitmen daerah di sektor investasi, dan pelayanan yang diberikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada investor.

"Harus kita akui bersama bahwa kebijakan daerah, pelayanan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan dinas terkait di Jabar benar-benar mampu memberikan sebuah indikasi positif dan kepuasan investor," kata Bahlil dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2020 via konferensi video, Senin (16/11/2020).

Selain itu, kata Bahlil, Gubernur Jabar Ridwan Kamil memiliki pengetahuan yang luar biasa dan hebat dalam menjaring minat investor. "Semua itu terjadi karena Gubernur Jabar Kang Emil [sapaan Ridwan Kamil] juga yang paham betul bagaimana cara menggaet investor," ucapnya.

Menurut Bahlil, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, dan infrastruktur yang akseptabel membuat Jabar menjadi destinasi menarik bagi investor. "Setelah kami cek ternyata tingkat produktivitas tenaga kerja Jabar memuaskan para investor. Semoga prestasi ini terus meningkat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WJIS
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top