Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Soal Belajar Tatap Muka, Jabar Serahkan Keputusan ke Daerah

Dinas Pendidikan Jawa Barat menyerahkan kebijakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah kepada pemerintah kabupaten/kota.
Siswa belajar di rumah/Bisnis-Wisnu Wage
Siswa belajar di rumah/Bisnis-Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Pendidikan Jawa Barat menyerahkan kebijakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah kepada pemerintah kabupaten/kota.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Wahyu Mijaya mengatakan pada prinsipnya, Pemprov Jabar belum mengeluarkan kebijakan terkait KBM tatap muka di seluruh sekolah di Jabar.

Menurutnya pemerintah kabupaten/kota dapat mengeluarkan kebijakan pelaksanaan KBM tatap muka berdasarkan rekomendasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kabupaten/kotanya masing-masing.

"Terkait kebijakan sekolah tatap muka, kami serahkan kepada kabupaten/kota berdasarkan rekomendasi Satgas Covid-19 di masing-masing kabupaten/kota," tegas Wahyu, Senin (16/11/2020).

Menurutnya pelaksanaan KBM tatap muka hanya dapat dilaksanakan di wilayah dengan tingkat risiko rendah penyebaran Covid-19 (zona kuning) dan wilayah tanpa risiko (zona hijau).

"Aktivitas sekolah tatap muka hanya diperbolehkan dilaksanakan di zona kuning dan hijau. Selain itu, belum diizinkan," katanya.

Disinggung apakah sudah ada sekolah yang melaksanakan aktivitas pembelajaran tatap muka, Wahyu menyebut, sejumlah sekolah di Jabar sudah mengajukan pelaksanaan KBM tatap muka.

"Namun, kami belum mengantongi data pastinya, tapi sejumlah sekolah memang sudah mengajukan (pembelajaran tatap muka," katanya.

Sebelumnya, Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, KBM tatap muka dlaksanakan secara bertahap, mulai dari tingkat SMA/SMK/SLB, SMP, hingga SD. Tahapan tersebut mengacu pada zona kerawanan wilayah dan perkembangan kasus Covid-19 di Jabar.

"Jadi, KBM tatap muka yang digelar SMA/SMK/SLB di zona hijau per 18 Agustus (2020) ini dan perkembangan kasus Covid-19 bakal menjadi acuannya," jelas Dedi di Bandung, Selasa (18/8/2020).

Oleh karenanya, lanjut Dedi, pihaknya akan melaksanakan evaluasi KBM tatap muka SMA/SMK/SLB secara bertahap setiap dua pekan untuk memantau kondusivitas pelaksanaannya.

"Setelah kita lakukan vidcon dengan Disdik di kabupaten/kota, SD/SMP pun akan menyusul di awal September (2020) sambil melihat kestabilan tatap muka di level SMA/SMK," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper