Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada Karyawan Positif Covid-19, PLTU Cirebon Unit 1 Terapkan WFH

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon Unit 1, saat ini menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan yang bertugas di kantor. Hal itu dilakukan setelah adanya sejumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kantor tersebut.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 16 November 2020  |  13:55 WIB
Ilustrasi work from home - istimewa
Ilustrasi work from home - istimewa

Bisnis.com, CIREBON - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon Unit 1, saat ini menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan yang bertugas di kantor. Hal itu dilakukan setelah adanya sejumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kantor tersebut.

Head of Communication Cirebon Power, Yuda Panjaitan, mengatakan, selain memberlakukan WFH, karyawan di kantor PLTU Cirebon Unit 1 pun sudah menjalani tes usap massal yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19.

Meskipun begitu, operasional pembangkit sampai saat ini tetap berjalan, lantaran setiap unit kerja sudah melakukan pembagian tim kerja yang bisa bekerja bergantian untuk meminimalisir kontak.

"Kejadian ini bermula dari salah satu karyawan yang positif, dengan kondisi tanpa gejala. Temuan itu langsung ditindaklanjuti atau penelusuran," kata Yuda saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

Terkait hal tersebut, kata Yuda, Cirebon berkomitmen akan menaaati protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan setempat.

"Menjadi pengalaman berharga bagi kami, untuk semakin memperketat penerapan protokol kesehatan di dalam lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari," katanya.

Sebanyak 28 orang karyawan perusahaan di PLTU Cirebon Unit 1, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dinyatatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan informasi, kasus tersebut bermula saat ada salah seorang karyawan di PLTU Cirebon Unit 1 yang mulai mengeluhkan gangguan indera penciuman pada Kamis (31/10/2020).

Sehubungan dengan adanya gejala klinis tersebut, karyawan tersebut langsung melaporkan kepada bagian SDM dan langsung diminta menjalani tes usap di Rumah Sakit Pelabuhan pada hari yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, pada Jumat (1/11/2020), hasil tes menunjukkan bahwa karyawan tersebut positif tertular Covid-19 dan diminta melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Atas laporan tersebut bagian SDM merekomendasikan suspect tersebut untuk melakukan tes usap di RS Pelabuhan termasuk rekan satu tim," kata Enny di Kabupaten Cirebon, Minggu (15/11/2020).

Pascaadanya kejadian tersebut, pihak SDM perusahaan langsung melakukan tes usap massal bagi seluruh karyawan pada 10 November hingga 12 November 2020.

Enny mengatakan, dari hasil tes usap, 28 orang karyawan dinyatakan terkonfimasi positif covid 19. Namun, dua orang lainnya sudah dinyatakan sembuh pada Kamis (13/11/2020) dan 26 lainnya masih menjalani isolasi mandiri. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top