Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JELAJAH SEGITIGA REBANA III: Ridwan Kamil Bujuk 32 Perusahaan ASEAN Berinvestasi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri pertemuan via konferensi video dengan US-ASEAN Business Council guna menawarkan sejumlah potensi ekonomi Jabar kepada 32 perusahaan yang tergabung di dalamnya.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  11:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan
Gubernur Jawa Barat Ridwan

Bisnis.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri pertemuan via konferensi video dengan US-ASEAN Business Council guna menawarkan sejumlah potensi ekonomi Jabar kepada 32 perusahaan yang tergabung di dalamnya.

RIdwan Kamil mengatakan peluang para anggota US-ASEAN Business Council menanamkan modalnya di Jawa Barat besar mengingat provinsi yang ia pimpin masih menjadi daerah yang memberikan kemudahan."Meski pandemi, investasi kami masih tertinggi di Indonesia. Selama semester pertama 2020, realisasi investasi mencapai Rp57,9 triliun," kata Kang Emil.

Menurutnya, ada dua faktor yang membuat Provinsi Jabar menjadi destinasi menarik bagi para investor, yakni kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan infrastruktur yang akseptabel menjadi modal Jabar untuk menarik minat investor.

Selain itu, dia melaporkan bahwa ekspor Provinsi Jabar terus membaik di masa pandemi COVID-19. Saat ini, ekspor Jabar menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari hingga Agustus 2020, Jabar menyumbang 16,28 persen terhadap ekspor nasional, disusul Jawa Timur sebesar 12,95 persen dan Kalimantan Timur sebesar 8,44 persen.

"Saat ini, kami akan mengubah bagaimana mengarahkan ekonomi Jabar pascapandemi. Ada tujuh ekonomi baru di Jabar yang harus kami usahakan," ucapnya.

Pertama adalah Jabar berupaya menarik investor yang memutuskan pindah dari Tiongkok. Kedua, fokus pada ketahanan pangan. Tujuannya agar dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ketiga, Jabar mencanangkan sebagai pusat keunggulan bidang medis.

"Keempat dan kelima, seperti yang Anda tahu, mempelajari dan menggunakan 4.0 bukan lagi sebuah pilihan, tapi keharusan. Maka, kami merevolusi kurikulum di seluruh institusi pendidikan dengan menggunakan Digital 4.0 Content," ucapnya.

Kemudian, Jabar berupaya menjadi yang terdepan dalam sustainability business (bisnis berkelanjutan). Waste to energy juga bagian dari bisnis berkelanjutan tersebut. Terakhir adalah pariwisata lokal.

"Itulah optimisme di Jabar, rumah bagi lebih dari 60 persen industri di Indonesia, destinasi investasi nomor satu di Indonesia, dan rumah bagi SDM paling produktif di Indonesia," katanya.

Program Jelajah Segitiga Rebana III digelar lewat dukungan para sponsor mulai dari PLN UID, Surya Semesta Internusa (SSIA), Humas Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Bappeda Jabar, PT MUJ ONWJ, Cardinal, Chitose, Astra Infra Tol Road Cikopo-Palimanan, PT BIJB, ASDP, Dinas Pariwisata dan Kebudayan Jabar, Bank BJB, PT Pegadaian, XL Axiata, Robot Biru, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top