Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buka Tutup Jalan, Ratusan Pedagang Pasar Baru Protes Penghasilannya Menurun

Langkah Pemerintah Kota Bandung untuk memberlakukan buka tutup akses jalan utama depan Pasar Baru diprotes ratusan pedagang.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 28 September 2020  |  14:55 WIB
Protes para pedagang Pasar Baru terkait buka tutup jalan di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan
Protes para pedagang Pasar Baru terkait buka tutup jalan di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Langkah Pemerintah Kota Bandung untuk memberlakukan buka tutup akses jalan utama depan Pasar Baru diprotes ratusan pedagang. Para pedagang menilai kebijakan Pemkot Bandung tersebut merugikan para pedagang.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), Iwan Suhermawan mengungkapkan jika aksi yang dilakukan oleh para pedagang di luar koordinasi himpunan para pedagang. Kendati demikian, menurutnya aksi yang dilakukan pedagang wajar sebab kebijakan buka tutup jalan merugikan pedagang.

"Itu di luar koordinasi saya, tuntutannya ingin dibuka akses jalan yang diperpanjang. Saya gak bisa melarang, kalau kami dengan cara elegan kalau turun ke jalan khawatir berkerumun," paparnya, Senin (28/09/2020).

Lebih jauh ia berharap, Pemkot Bandung konsisten dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat dengan cara tidak memberlakukan buka tutup jalan di Jalan Otista. Menurutnya, kebijakan tersebut menyulitkan para konsumen untuk berbelanja ke Pasar Baru.

"Kalau alasannya ingin mencegah kerumunan, lebih baik membuat posko di Jalan Otista di titik-titik keramaian. Para petugas bisa mengawasi dan edukasi masyarakat memakai masker dan jaga jarak," tuturnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengaku tetap akan memberlakukan buka tutup jalan di sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Bandung. Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka meminimalisasi potensi penyebaran covid-19.

"Adapun mereka bersikap seperti itu, saya harap mereka paham ini persoalan Covid-19. Saya lebih mengutamakan unsur kesehatan," katanya.

Seperti kita ketahui, buka tutup jalan diberlakukan di simpang jalan Otista-Suniaraja sampai dengan Otista-Asia Afrika, simpang jalan Asia Afrika-Tamblong sampai dengan Asia Afrika-Cikapundung Barat. Jalan Purnawarman-Riau sampai dengan Purnawarman-Wastukencana.

Jalan Merdeka-Riau sampai dengan Merdeka-Aceh. Jalan Merdeka-Aceh sampai dengan jalan Merdeka-jalan Jawa. Pada akhir pekan, buka tutup jalan sampai dengan ring dua, jalan Lingkar Selatan bahkan sampai di wilayah perbatasan Kota.

Buka tutup jalan akan dilakukan pada pukul 09.00 Wib hingga 11.00 Wib, pukul 14.00 Wib hingga 16.00 Wib dan pukul 22.00 Wib hingga 06.00 Wib. Bagi masyarakat yang bekerja di wilayah tersebut dapat menunjukkan identitas agar dapat masuk ke jalur tersebut. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top