Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jika Pasien Covid-19 di RS Melonjak, Jawa Barat Siap Bantu DKI

Informasi Gubernur DKI Anies Baswedan bahwa seluruh rumah sakit di DKI bakal kolaps jika tidak menerapkan PSBB total direspons oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 11 September 2020  |  16:10 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Informasi Gubernur DKI Anies Baswedan bahwa seluruh rumah sakit di DKI bakal kolaps jika tidak menerapkan PSBB total direspons oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan dalam rapat bersama Anies, pihaknya juga sudah menawarkan rumah sakit yang berada di daerah Bodebek untuk membantu DKI mengurangi lonjakan pasien. Kapasitas rumah sakit di Jawa Barat sendiri saat ini baru terisi 40%.

“Kemarin saya tawarkan ke Pak Anies kalau di Jakarta kewalahan kami di Jabar yang kapasitasnya masih 40 persenan menawarkan diri untuk menampung pasien Jakarta karena kalau sudah begini tidak ada batas-batas wilayah politik administratif. Kita punya semangat kemanusiaan yang sama,” ujarnya di DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat (11/9/2020).

Sebelumnya diberitakan media, salah satu alasan yang mendasari keputusan PSBB DKI, karena Anies Baswedan memastikan saat ini beban fasilitas kesehatan di Jakarta sudah mencapai ambang batas. Artinya jumlah pasien Covid-19 yang dirawat sudah hampir memenuhi 100% kapasitas rumah sakit (RS).

Menurut data yang dihimpun hingga 6 September 2020, sebanyak 83% tempat tidur ICU di 67 rumah sakit (RS) rujukan corona sudah penuh. Sementara itu tempat tidur ruangan isolasi pada tanggal yang sama sudah terisi sekitar 77%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top