Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengumuman PSBB Anies Direspons Negatif Pasar, Pelajaran Buat Kepala Daerah Lain

Pengumuman PSBB total dan prediksi seluruh rumah sakit di DKI Jakarta terancam kolaps oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan direspons negatif oleh pasar.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 11 September 2020  |  15:57 WIB
Gubernur Jawa Barat. - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas
Gubernur Jawa Barat. - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas

Bisnis.com, BANDUNG — Pengumuman PSBB total dan prediksi seluruh rumah sakit di DKI Jakarta terancam kolaps oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan direspons negatif oleh pasar.

Diberitakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke level 4.891,46 setelah sebelumnya perdagangan sempat dihentikan oleh bursa karena anjlok lebih dari 5% pada Kamis (10/9/2020) kemarin. Hal ini membuat nilai kapatilisasi rontok Rp297 triliun.

Berkaca dari kondisi tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai di masa penanganan pandemi sekaligus pemulihan ekonomi kebijakan pemimpin dan kepala daerah akan memiliki implikasi yang serius.

Pengumuman PSBB total oleh Anies sendiri rupanya direspons negatif lantai bursa dimana potensi investasi ratusan triliun langsung hilang.

“Itu juga menjadi hikmah kepada kita memang dalam statement Covid-19 ini ditunggu oleh siapapun baik oleh masyarakat, pelaku ekonomi, sehingga menjadi sebuah kehati-hatian bagi kita agar setiap pernyataan ini dihitung secara baik. Kalau pun itu berita buruk dipersiapkan sebuah proses sehingga tidak akan terjadi,” katanya di DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat (11/9/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan pemberlakuan PSBB total mulai 14 September.

Dengan pemberlakuan itu, maka perkantoran memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) kecuali 11 industri esensial. Selain itu, tempat wisata dan hiburan ditutup, makan di restoran tidak diizinkan, dan ibadah dilakukan di rumah bagi daerah zona merah corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top