Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Cirebon Kucurkan Dana pada Perubahan Anggaran untuk UMKM

Pemerintah Kabupaten Cirebon, bakal melakukan upaya pemulihan ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19 menggunakan anggaran perubahan yang telah disetujui pada sidang paripurna, Jumat (4/9/2020).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 08 September 2020  |  11:07 WIB
Centra Batik Trusmi di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, tampak sepi akibat pandemi Covid-19. - Bisnis/Hakim Baihaqi
Centra Batik Trusmi di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, tampak sepi akibat pandemi Covid-19. - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon, bakal melakukan upaya pemulihan ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19 menggunakan anggaran perubahan yang telah disetujui pada sidang paripurna, Jumat (4/9/2020).

Kepala Bagian Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, program pemulihan ekonomi yang dilakukan menggunakan perubahan anggaran ini, akan melibatkan masyarakat banyak.

Salah satunya, kata Nanan, akan digunakan untuk mendukung program usaha mikro kecil menengah (UMKM), sehingga nantinya diharapkan bisa mendorong stabilitas ekonomi di Kabupaten Cirebon.

"UMKM di Kabupaten Cirebon memiliki potensi yang sangat besar, harus didukung oleh pemerintah," kaya Nanan di Kabupaten Cirebon, Selasa (8/9/2020).

Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui dinas terkait, bakal menggelontorkan dana sebesar Rp5,6 miliar untuk pemberdayaan usaha mikro, dalam bentuk pemberdayaan perajin batik, pembenahan akses pasar dan permodalan untuk UMKM.

Dalam anggaran ini pun, pemerintah daerah bakal memberikan dukungan untuk penguatan standarisasi mutu produk. Pemkab Cirebon pun juga melakukan pengadaan batik pemda.

"Pengadaan batik seragam pemda pun kami melibatkan para perajin batik dan UKM di Kabupaten Cirebon," katanya.

Selain itu, untuk menunjang pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 ini, yakni melakukan pelatihan kewirausahaan untuk pemuda.

"Nilainya sekitar Rp1,9 miliar untuk pelatihan kewirausahaan," katanya.

Alokasi anggaran untuk pemulihan ekonomi pun dianggap selaras dengan program yang digulirkan oleh pemerintah pusat.

Nanan mengungkapkan, alokasi anggaran untuk pemulihan ekonomi, sejalan dengan program yang sedang dilakukan oleh pemerintah pusat.

Nanan mengatakan, anggaran tersebut diharapkan merubah kondisi perekonomian di Kabupaten Cirebon kembali stabil dan mendukung stabilitasasi ekonomi nasional. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top