Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Juta Masker Buatan UMKM Jabar Dibagikan Oktober

10 juta masker produksi usaha kecil dan menengah (UKM) dapat disalurkan kepada masyarakat umum pada bulan Oktober mendatang.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  13:59 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembuatan masker medis di PT Multi One Plus, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). - Antara/Yulius Satria Wijaya.
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembuatan masker medis di PT Multi One Plus, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). - Antara/Yulius Satria Wijaya.

Bisnis.com, BANDUNG—10 juta masker produksi usaha kecil dan menengah (UKM) dapat disalurkan kepada masyarakat umum pada bulan Oktober mendatang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) tengah berupaya menyerap produk dari para pelaku usaha fesyen di Jabar yang terkena dampak Pandemi Covid-19.

Rencananya 1.000 UKM dilibatkan untuk memproduksi jutaan masker tersebut untuk dibagikan kepada masyarakat, pedagang di pasar, pesantren maupun instansi lainnya.

Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, selain penyerahan dokumen, beberapa pelaku UKM yang telah terverifikasi sudah mulai melakukan produksi masker.

"Kita jangan terlalu lama mudah-mudahan bulan Oktober (2020) ini sudah selesai dan sudah dibagikan kepada masyarkat," katanya di Bandung, Senin (24/8/2020)

Pada tahap pertama, pihaknya telah melibatkan 200 pelaku UKM dalam pengadaan masker ini. Sedangkan pada tahap dua yang saat ini sedang berlangsung ditargetkan menggandeng sekitar 400 hingga 600 UKM.

"Nah ini sekarang kita sedang mengupayakan apakah dokumennya benar-benar lengkap atau tidak," paparnya.

Pihaknya memastikan penyerapan masker produk UKM ini setidaknya dapat menolong para tukang jahit yang turut terkena dampak dari Pandemi.

Adapun belanja masker ini, berasal dari dana APBD lewat pembelanjaan tidak langsung. “UKM ini kita memang memilih sebagian yang bergerak di konveksi. Karena kan di surat izin usahanya kan harus konveksi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top