Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Relaksasi Pajak Sektor Usaha, Kota Bandung Masih Pikir-pikir

Kota Bandung mengaku masih akan berhati-hati untuk melakukan relaksasi atau penundaan pajak sektor usaha dalam upaya menstimulus geliat ekonomi pelaku usaha.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  15:53 WIB
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna

Bisnis.com, BANDUNG - Kota Bandung mengaku masih akan berhati-hati untuk melakukan relaksasi atau penundaan pajak sektor usaha dalam upaya menstimulus geliat ekonomi pelaku usaha.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan kemungkinan melakukan relaksasi pajak pelaku usaha di Kota Bandung mungkin saja dilakukan. Namun, ia akan melihat dulu postur anggaran belanja Pemerintah Kota Bandung.

"Kalau bicara memungkinkan, tidak ada yang tidak mungkin, tapi kita akan lihat seobjektif mungkin situasi kondisinya seperti apa, di saat kita lakukan relaksasi dan di satu sisi kita tuntutan belanja juga masih tinggi persoalannya dari mana aspek daya dukung anggaran untuk kebutuhan belanja itu, tentunya kita harus objektif melihat itu," jelas Ema, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya sektor pajak menjadi andalan dalam penyerapan pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga jika sektor pajak dilakukan relaksasi maka hal tersebut akan mengganggu postur anggaran belanja yang saat ini didorong untuk digenjot.

Dari sejumlah mata pajak, Ema mengatakan sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) menjadi yang terbesar berkontribusi terhadap capaian target pendapatan daerah, yakni sebesar Rp500 miliar hingga Rp700 miliar.

Kemudian, disusul oleh Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel, restoran, pajak penerangan jalan dan parkir.

"Kalau bicara memungkinkan, ya memungkinkan, tetapi harus hati-hati objek mana yang harus kita perhatikan," jelas Ema.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto mengatakan guna mempercepat pemulihan ekonomi yang terancam resesi adalah salah satunya menangguhkan atau merelaksasi pajak pelaku usaha.

Hal tersebut merupakan strategi jangka pendek yang direkomendasikan KPwBI Jawa Barat untuk pemerintah daerah.

Dengan relaksasi pajak tersebut, menurut Herawanto, akan mendorong geliat ekonomi riil yang nantinya akan berdampak langsung pada kondisi ekonomi daerah. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top