Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

40 Pegawai Positif, Gedung Sate Belum Bisa Disebut Klaster Covid-19

Pihak Sekretariat Daerah Jawa Barat belum bisa memastikan temuan 40 orang positif Covid-19 lantas membuat Gedung Sate masuk menjadi klaster perkantoran seperti yang terjadi di DKI Jakarta.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  17:39 WIB
Gedung Sate
Gedung Sate

Bisnis.com, BANDUNG — Pihak Sekretariat Daerah Jawa Barat belum bisa memastikan temuan 40 orang positif Covid-19 lantas membuat Gedung Sate masuk menjadi klaster perkantoran seperti yang terjadi di DKI Jakarta.

Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan dari hasi temuan yang ada Gedung Sate belum bisa dipastikan klaster penyebaran Covid-19 mengingat keberadaanya yang selama masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) terbuka. “Hemat kami ini belum dapat dipastikan klaster,” katanya di sesi keterangan pers di Bandung, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya selama AKB kantor pemerintahan tersebut masih banyak dikunjungi orang. Selain itu, belum pastinya penyebaran karena dari 40 orang ASN dan non ASN yang terkonfirmasi positif berasal dari berbagai biro. “Yang punya hubungan kerja dengan orang luar, jadi belum dapat dipastikan ini sebagai klaster,” ujarnya.

Setiawan mengatakan dari demografi para pegawai yang positif, data yang bersangkutan akan masuk ke dalam daerah tempat domisili. “Hasilnya mayoritas di Kota Bandung, jadi data mereka harus masuk di kota tersebut. Ini tidak seperti Secapa, Gedung Sate kan terbuka tidak tertutup,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membenarkan sejumlah ASN dan pegawai Gedung Sate terkonfirmasi positif Covid-19.

Setiawan mengatakan informasi yang beredar sejak hari ini terkait adanya karyawan Gedung Sate yang terpapar Covid-19 adalah benar. "Yang terkonfirmasi positif ada 40 orang, ini tersebar di beberapa biro," katanya dalam sesi keterangan pers virtual di Bandung, Kamis (30/7/2020).

Menurutnya ke 40 orang tersebut untuk ASN sendiri hanya 17 orang, sementara 23 orang lainnya adalah staf non ASN mulai dari staf, satuan pengamanan, cleaning service hingga office boy. "Macam-macam, dominasi PNS sendiri hanya 17 orang," katanya.

Dari hasil pelacakan ke 40 orang ini rata-rata tinggal di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan beberapa daerah lainnya. Dari sisi umur, mereka yang dinyatakan positif rata-rata pegawai berusia muda.

"40% usia 31-40 tahun, 30% 20-30 tahun, sisanya di atas 50 tahun ada, ada yang masih 19," ujarnya.

Hasil positif ini didapat dari tiga hari berturut-turut tes PCR yang dilakukan Setda Jawa Barat sejak 26-28 Juli lalu. Sebanyak 1260 orang pegawai gedung sate ASN dan non ASN mengikuti tes. "Dari tes PCR ini kami mendapatkan 40 orang terkonfirmasi," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar Virus Corona
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top