Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aktivitas Warga di Desa Trusmi Kulon Cirebon Terpantau Berjalan Seperti Biasa

Aktivitas masyarakat di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terpantau berjalan seperti biasa pascaadanya 16 orang di desa tersebut yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  12:31 WIB
Warga Desa Trusmi masih beraktivitas ke luar rumah seperti biasa - Bisnis/Hakim Baihaqi
Warga Desa Trusmi masih beraktivitas ke luar rumah seperti biasa - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Aktivitas masyarakat di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terpantau berjalan seperti biasa pascaadanya 16 orang di desa tersebut yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pantauan Bisnis.com, Senin (27/7/2020) di Desa Trusmi Kulon, masyarakat tampak tidak mengalami ketakutan saat melintasi jalan di rumah salah seorang warga yang dinyatakan positif Covid-19.

Arus lalu lintas di jalan desa tersebut tampak ramai lancar dan tidak penyekatan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon atau pun TNI-Polri.

Warga Desa Trusmi Kulon, Arif (55), menyebutkan, kalau ia mengetahui adanya belasan orang di desa tersebut yang tertular Covid-19 dan salah rumah milik pasien tersebut tidak jauh dari kediamannya.

"Saya tahu, cuma tidak panik, yang penting hati-hati saja menggunakan masker dan cuci tangan," kata Arif di Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Senin (27/6/2020).

Warga lainnya, Yuningsih (40), mengatakan, kalau ia terpaksa keluar rumah lantaran berjualan di Desa Weru Lor, Kecamatan Weru. Meskipun keluar rumah, ia melengkapi diri dengan hand sanitizer serta masker.

Ia pun mengaku, lokasi rumahnya berjarak cukup jauh dengan lokasi rumah pasien Covid-19 tersebut," mudah-mudahan tetap aman, jangan sampai ada korban lagi," katanya.

Sebanyak 16 warga di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan informasi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten, pada Selasa (14/7/2020), salah seorang warga berjenis kelamin laki-laki, baru saja pulang dari Semarang karena mengeluhkan gangguan kesehatan.

Setelah tiba di Kabupaten Cirebon,dan beristirahat di rumah, kondisinya fisiknya terus berangsur menurun dan kemudian diputuskan untuk dirawat disalah satu rumah sakit swasta di Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung.

Pada hari kedua dirawat di rumah sakit tersebut, kondisi fisiknya terus menurun, sehingga dilakukan tes rapid dan tes swab oleh petugas kesehatan dengan hasil positif Covid-19.

Satu pasien positif Covid-19 yang baru saja dari Semarang itu diketahui berkontak langsung dengan seluruh anggota keluarga dan beberapa orang lain.

Berdasarkan hasil tracing yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, 22 orang diketahui berkontak orang dengan satu orang tersebut.

16 orang tersebut yakni terdiri dari, sembilan orang anggota keluarga, satu orang asisten rumah tangga (ART), satu orang tukang becak, dan lima orang perangkat desa.

Enny mengatakan, saat ini ke-16 orang tersebut tengah menjalani isolasi diri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun Kabupaten Cirebon, meskipun seluruhnya merupakan orang tanpa gejala. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top