Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disdik Jabar: Kuota Internet Belajar Daring Siswa SMA/SMK Negeri Dibiayai BOP

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Sopandi mengatakan pihaknya di APBD Jabar 2020 mengalokasikan Rp770 miliar untuk dana bantuan operasional pendidikan (BOP).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  15:41 WIB
Seorang siwa tengah mengerjakan tugas sekolah dari rumah di Bandung. - Bisnis/Dea Andriyawan
Seorang siwa tengah mengerjakan tugas sekolah dari rumah di Bandung. - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Anggaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) SMA/SMK di Jawa Barat salah satunya dialokasikan untuk membeli kuota internet bagi siswa selama proses belajar mengajar dilakukan di rumah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Sopandi mengatakan pihaknya di APBD Jabar 2020 mengalokasikan Rp770 miliar untuk dana bantuan operasional pendidikan (BOP). BOP ini diarahkan untuk menggratiskan SPP bagi siswa/siswi SMA/SMK Negeri.

“Jadi mereka ini SPP dibayar gratis Pemprov Jawa Barat,” katanya di Bandung, Kamis (16/7/2020).

Selain SPP gratis, penggunaan dana ini di sekolah berdasarkan petunjuk teknis terbaru yang disusun pihaknya salah satunya untuk membeli kuota internet. “Ini diberikan kepada siswa sehingga mereka tidak akan mengeluh ini menjadi hal yang terbebani dalam belajar daring,” ujarnya.

Menurutnya dari hasil survei terkait pembelajaran daring, pihaknya mendapat masukan terutama terkait beban biaya internet yang harus ditanggung orang tua, jam sekolah. Menurut Dedi, pihak orang tua dan siswa ingin pembelajaran yang bersifat konseptual.

“Nah dari situ ada juknis baru makanya sekarang bagimana kita melakukan kebijakan salah satunya membiayai kuota internet dibeli oleh sekolah dan diberikan kepada siswa,” ujarnya.

Dedi melansir anggaran internet dari BOP dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekitar Rp150.000 per siswa. Namun pihaknya mewanti-wanti sekolah agar tidak ada anggaran ganda dalam pembelian kuota internet tersebut.

“Intinya tidak bolah kalau dari BOS sudah ada, BOP beda lagi tidak boleh double. Kalau dari BOS tidak pakai, baru gunakan BOP,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PPDB Online
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top