Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belajar dari Kasus Secapa, Jabar Tingkatkan Pengawasan pada Siswa Luar Provinsi

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil menilai perlu kewaspadaan tinggi di institusi pendidikan kenegaraan di Kota Bandung setelah menjadi klaster penularan Covid-19.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 12 Juli 2020  |  11:39 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG—Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil menilai perlu kewaspadaan tinggi di institusi pendidikan kenegaraan di Kota Bandung setelah menjadi klaster penularan Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar akan meningkatkan kewaspadaan di institusi pendidikan kenegaraan. Apalagi, banyak institusi pendidikan kenegaraan yang siswanya berasal dari seluruh Indonesia di Jabar.

“Jawa Barat ini penuh dengan institusi pendidikan vertikal yang tidak dikelola oleh kota, provinsi, tapi langsung pengelolaannya adalah dari pusat,” katanya, Minggu (12/7/2020).

“Maka, dalam situasi Covid-19 ini, kedatangan siswa-siswa dari seluruh Indonesia di institusi vertikal seringkali harus diwaspadai lebih mendalam,” imbuhnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI bahwa klaster institusi pendidikan kenegaraan akan ditangani langsung oleh TNI AD. Maka, gugus tugas provinsi dan kota akan memfokuskan pelacakan dan tes masif di sekitar institusi tersebut.

“Karena bukan pola maka setelah dilaporkan, angka kasus di hari-hari ke depan akan kembali seperti sedia kala,” katanya.

“Saya juga sudah lapor ke Panglima TNI dan Pak Doni Monardo (Ketua GTPP Covid-19 nasional) dan sudah disepakati bahwa puluhan sekolah-sekolah vertikal itu akan dites masif untuk memastikan bahwa hal-hal seperti ini tidak terulang lagi,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top