Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Segitiga Rebana Jabar Disiapkan untuk Industri Halal

Permintaan kawasan industri halal sendiri disampaikan Wakil Presiden KH Maruf Amin dalam rapat internal pengembangan kawasan industri halal di Jakarta, Kamis (2/7/2020).
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis/Rachman
Foto udara kawasan pabrik di Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). Bisnis/Rachman

Bisnis.com,BANDUNG — Kawasan Segitiga Rebana yang meliputi Cirebon, Subang, dan Majalengka akan disiapkan untuk merespon rencana pembangunan industri halal.

Permintaan kawasan industri halal sendiri disampaikan Wakil Presiden KH Maruf Amin dalam rapat internal pengembangan kawasan industri halal di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Dalam pertemuan itu hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Industri halal ini tadi Pak Wapres menitipkan ada satu kawasan yang dijadikan unggulan. Dan Alhamdulillah, Pak Wapres, Pak Menteri BUMN, Menteri Perindustrian, dan Kepala BKPM sepakat bahwa kawasan Rebana menjadi kawasan yang didahulukam sebagai industri khusus untuk industri halal,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Menurutnya, pembangunan industri halal adalah peluang ekonomi besar namun ranking Indonesia masih belum bagus dibanding negara-negara lainnya. “Dan Rebana disepakati Pak Wapres memiliki kelebihan. Seperti ada tanah BUMN yang langsung bisa didayagunakan, ada bandara, ada Patimban, dilintasi jalan tol, dilintasi oleh kereta api,” katanya.

Dalam rapat tersebut pihaknya juga menyepakati untuk segera mengusulkan Kawasan Segitiga Rebana seperti di Batang, Jawa Tengah untuk dijadikan kawasan ekonomi khusus.

“Dalam waktu seminggi ini akan diputuskan dan keputusannya dari Pemerintah Pusat. Kita hanya mengawal. Yang penting usulan dari Jawa Barat diadopsi dan akan dijadikan proses percepatan kebangkitan ekonomi pasca-Covid-19,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper