Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masih Menunggak Iuran? Aktifkan Kembali Kartu JKN-KIS Lewat Program Relaksasi BPJS

Peserta yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan bisa kembali mengaktifkan kartunya hanya dengan membayar iuran pada enam bulan ke belakang.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  13:23 WIB
Karyawan beraktivitas di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. - Bisnis
Karyawan beraktivitas di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan berkesempatan untuk mendapatkan keringanan untuk kembali mengaktifkan kartunya dengan keringanan pembayaran tunggakan.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Jawa Barat, Siswandi mengatakan, pemberian relaksasi ini ditujukan bagi peserta segmen peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU), bukan pekerja (BP) dan pekerja penerima upah (PPU) badan usaha.

Keringanan tersebut kata dia, peserta yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan bisa kembali mengaktifkan kartunya hanya dengan membayar iuran pada enam bulan ke belakang. Artinya, tunggakan sebelumnya akan ditangguhkan hingga tahun 2021.

"Kalau sebelumnya peserta yang mempunyai tunggakan dan ingin Kartu BPJS-nya aktif, peserta harus melunasi seluruh tunggakannya, dengan relaksasi ini bisa dibayar enam bulan dahulu, dan kartunya langsung aktif," jelas Siswandi, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, pemberian relaksasi tunggakan iuran di tengah Pandemi Covid-19 ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Ia menjelaskan, di masa Pandemi ini, masyarakat banyak yang membutuhkan pelayanan kesehatan, hanya saja karena sebelumnya mengalami kendala dalam pembayaran iuran, akhirnya kartunya tidak aktif.

"Masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, kartunya aktif," jelasnya.

Lebih jauh Siswandi menjelaskan, dengan program relaksasi ini bukan berarti tunggakan sebelum enam bulan yang dilunasi otomatis lunas.

"Misalkan tunggakan 24 bulan, tapi mau menggunakan kartunya, bisa dengan membayar enam bulan terlebih dahulu, dan sisanya 18 bulan itu masih tercatat di hutang. Nanti bisa diselesaikan tahun depan," jelasnya.

Ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini agar bisa kembali mengaktifkan kartunya yang non-aktif akibat menunggak iuran JKN-KIS.

"Berharap sih semuanya (yang menunggak) memanfaatkan agar bisa kembali mendapatkan pelayanan kesehatan," jelasnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPJS Kesehatan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top