Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan ke Puncak Besok! Jabar Gelar Operasi Gabungan dan Rapid Test

Operasi gabungan akan menyisir para pelancong dan warga yang berada di kawasan Puncak.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  16:37 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Gugus Tugas Divisi Pengamanan dan Penanganan Covid-19 Jawa Barat akan menggelar operasi gabungan di kawasan Puncak, Sabtu (20/6/2020) besok.

Ketua Divisi Pengamanan Dedi Sopandi mengatakan operasi gabungan ini terdiri dari personel TNI-Polri, divisi pengamanan, satpol PP dan divisi pelacakan. “Nanti ada rencana beberapa titik tes Swab ataupun rapid. Itu ada di daerah Puncak,” katanya di Bandung, Jumat (19/6/2020).

Operasi gabungan akan menyisir para pelancong dan warga yang berada di kawasan Puncak. Operasi ini dibantu gugus tugas daerah dimana pihak kabupaten Bogor akan menyampaikan pengumuman secara terbuka.

“Sebetulnya beberapa tempat wisata itu belum buka tapi ada masyakat dari lua kota, mereka Ingin menikmati pemandangan daerah Puncak sehingga menjadikan kepadatan atau kerumunan yang berdampak sebuah kekhawatiran [penyebaran Covid-19],” tuturnya.

Menurutnya operasi gabungan perlu dilakukan untuk mencari titik kerumunan. Jika ini tidak dilakukan maka Bogor akan sulit menginjak ke level kewaspadaan status biru.

“Hotel juga sebetulnya belum beberapa yang buka termasuk restoran. Tetapi warung-warung kecil yang dipinggir sudah banyak yang buka dan banyak kerumunan yang terjadi,” katanya.

Gugus provinsi menggelar operasi gabungan mengingat akhir pekan lalu kepadatan kendaraan terjadi di kawasan Puncak yang didominasi kendaraan pelat B. Bogor sendiri saat ini masih berada di level kewaspadaan Kuning dan masih menutup sejumlah kawasan wisata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar New Normal
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top