Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Bandung Temukan Warga Penerima PKH Berumah Permanen 2 Lantai

Pemerintah Kota Bandung menemukan rumah permanen berlantai dua yang tergolong warga sejahtera menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  20:40 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana - Bisnis/Dea Andriyawan
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menemukan rumah permanen berlantai dua yang tergolong warga sejahtera menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung.

Hal tersebut ditemukan usai dilakukan penempelan stiker tanda penerima PKH di rumah penerima.

"Benar, itu saya juga tempelin, rumahnya lantai dua, permanen. Bagus lah gitu ya," kata Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Rabu (17/6/2020).

Yana menyebut, pemasangan stiker itu baru dilakukan di satu kecamatan, yaitu Kecamatan Mandalajati.

"Baru satu, Mandalajati aja," ucapnya.

Yana juga menyebut, dirinya sempat berbincang dengan warga penerima PKH dan tinggal di rumah berlantai dua tersebut.

"Tapi kita tanya, ya memang perlu saya (kata warga), dan dia kan sudah terdaftar di DTKS nya, jadi memang punya hak," sebutnya.

Meski begitu, ada juga warga yang memutuskan mengundurkan diri menerima bantuan PKH karena perekonomiannya sudah sejahtera.

"Dan memang ada juga beberapa yang kita mau tempel, ternyata mereka sudah naik kelas sekarang, tidak diambil bantuannya, katanya bantuannya untuk yang lebih berhak saja," ungkapnya.

Ada juga, warga yang memutuskan untuk tidak menerima kembali bantuan PKH karena malu rumahnya dipasang stiker sebagai penerima bantuan.

Yana menambahkan, dengan pemasangan stiker itu masyarakat bisa mengawasi, karena data bersifat dinamis, apalagi saat pandemi Covid-19,

"Misalnya dalam tiga hari ke depan masih tahan, tapi hari keempat mungkin saja gak tahan, karena terus (menurun ekonominya)," pungkasnya. (K34)

Sementara itu, Meski ditemukan warga dengan perekonomian sejahtera mendapatkan bantuan PKH, Camat Mandalajati Yana Rusmulyana ‎memastikan banyak warganya yang memutuskan untuk tidak menerima PKH karena kondisi ekonominya membaik.

"Kalaupun ada warga masyarakat yang keberatan (dipasang stiker) dia malah membuat surat pernyataan mengundurkan diri. Bagus, saya atur dan laporkan diserahkan kepada warga yang betul-betul membutuhkan," kata Yana.

Dia berharap, bila ada warga penerima PKH dan kini perekonomiannya sudah merasa mampu dan sejahtera, diharapkan untuk mengundurkan diri dan memberikan bantuan tersebut kepada warga yang berhak menerima.

"Ya mudah-mudahan masyarakat mengerti, bahwa ada warga yang berhak menerima. Syukur mereka mengundurkan, ya bagus, doa sudah sadar karena naik kelas, sudah mampu, itu harapannya," harapnya. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top