Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

100 Wastafel Portabel BRI Didistribusikan ke Depok dan Bekasi

Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil secara simbolis melepas pendistribusian wastafel portabel di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (28/5/2020).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  19:23 WIB
Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil secara simbolis melepas pendistribusian wastafel portabel di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (28/5 - 2020).
Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil secara simbolis melepas pendistribusian wastafel portabel di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (28/5 - 2020).

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Ridwan Kamil secara simbolis melepas pendistribusian wastafel portabel di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (28/5/2020).

Adapun wastafel portabel berjumlah 100 unit itu merupakan donasi dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah (Kanwil) Bandung dan akan ditempatkan di pasar-pasar tradisional di Kota Depok dan Kabupaten Bekasi untuk menekan angka penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- berujar, wastafel portabel memiliki peran penting dalam upaya pencegahan penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Apalagi, belum ada vaksin atau obat untuk Covid-19 sehingga perlawanan terbaik adalah melalui pencegahan penularan dengan kebiasaan cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Perlawanan kita hanya dengan pencegahan. Itulah kenapa ada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), ada jaga jarak, pakai masker, dan lain sebagainya. Hanya modal itu yang bisa kita lakukan,” tutur Kang Emil.

Hingga obat dan vaksin Covid-19 ditemukan, Kang Emil mengatakan bahwa masyarakat akan beradaptasi dengan kebiasaan baru (new normal). Di Jabar sendiri, lanjut Kang Emil, new normal akan mulai diberlakukan pada 1 Juni mendatang.

“Mudah-mudahan sampai nanti obatnya ditemukan, memang hidup kita akan tidak nyaman. Mencoba normal tapi dengan segala ketidaknyamanan, jaga jarak, tidak salaman, tidak pelukan, kalau ke mall harus pakai sarung tangan, dan lain sebagainya, itu yang akan menjadi sebuah normal baru,” ucap Kang Emil.

Adapun selain 100 unit wastafel portable dari BRI Kanwil Bandung, Pemerintah Daerah Provinsi Jabar melalui Jabar Bergerak juga menerima bantuan berupa 6.950 masker nonmedis dan 100 baju hazmat dari Yayasan Panatik Jabar dan Yayasan Cinta Anak Bangsa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top