Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hasil Rapid Test Terbaru di Purwakarta Seluruhnya Negatif

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Purwakarta tengah melakukan rapid testing (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi warga yang kontak erat dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 06 April 2020  |  16:37 WIB
Tes swab untuk memeriksa virus corona (COVID-19) di rongga hidung. - istimewa
Tes swab untuk memeriksa virus corona (COVID-19) di rongga hidung. - istimewa

Bisnis.com, PURWAKARTA — Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Purwakarta tengah melakukan rapid testing (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi warga yang kontak erat dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Pada Sabtu, 4 April 2020 kemarin, sebanyak 67 orang telah yang mendaftar online via Pikobar dan 24 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) telah dilakukan rapid test, dan hasilnya; semuanya dinyatakan negatif," ujar Perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Elitasari Kusuma Wardani melalui pernyataan tertulisnya, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, saat ini Purwakarta masih dinyatakan relatif aman, belum masuk zona merah maupun wilayah tansmisi lokal.

Untuk itu, sangat penting agar semua pihak tetap menjaga teritorial Purwakarta tetap kondusif. Warga diminta tetap melakukan upaya jaga jarak (physical distancing), agar tetap aman dan terhindar dari penularan COVID-19.

Selain itu, dr Elitasari juga mengumumkan perkembangan penyebaran COVID-19 di Purwakarta. Terdapat penambahan jumlah pada ODP, PDP dan yang positif di wilayah Kabupaten Purwakarta.

"Hingga Minggu 5 April 2020, kami mencatat, terdapat 209 orang dalam pemantauan (ODP), 6 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 3 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, untuk yang meninggal dunia masih kosong," kata dr Elitasari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top