Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Calon Jemaah Haji yang Batal Berangkat Tahun ini tak akan Alami Kerugian

Andai keberangkatan ibadah haji tahun ini ditiadakan lantaran pandemi COVID-19 yang semakin meluas, calon jemaah haji dipastikan tidak akan mengalami kerugian materil.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  15:31 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, BANDUNG - Andai keberangkatan ibadah haji tahun ini ditiadakan lantaran pandemi COVID-19 yang semakin meluas, calon jemaah haji dipastikan tidak akan mengalami kerugian materil.

Kepala Bidang Haji, Kementerian Agama (Kemenag) Jabar Ajam Mustajam mengatakan saat ini pihaknya memang belum mendapat arahan resmi dari Kemenag Pusat terkait pembatalan pemberangkatan jemaah haji. Kalaupun batal, kata Ajam, calon jemaah haji tahun ini akan diprioritaskan untuk berangkat tahun depan.

"Kan belum ada keputusan ditunda atau gimana, bukan dikembalikan (uangnya) tapi menjadi prioritas tahun yang akan datang. Jadi semacam tabungan saja," ujar Ajam, saat dihubungi, Jumat (27/3/2020).

Di Jawa Barat sebut Ajam, ada 38.600 calon haji yang dijadwalkan berangkat tahun ini ke tanah suci.

"Mereka pada intinya pasrah tapi tetap ikhtiar, mengharapkan jadi berangkat tahun sekarang tapi kalau Arab Saudi membatalkan apa boleh buat, hanya yang jelas sedikit pun jemaah haji tidak akan dirugaikan," katanya.

Selain itu, melihat kondisi yang terjadi saat ini, pihaknya memberikan kelonggaran kepada para calon jemaah haji untuk membayarkan biaya pelunasan ibadah haji.

"Pelunasan 19 Maret, setelah ada corona, diperpanjang sampai 30 April jadi sekarang jangan andai-andai dulu, jemaah haji harus siap menerima kondisi apapun yang terjadi," ucapnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top