Kabar Baik, Hasil Tes Seluruh Dokter, Perawat dan Karyawan RSHS Negatif Corona

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan hasil tes hari pertama Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 bagi kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  15:09 WIB
Kabar Baik, Hasil Tes Seluruh Dokter, Perawat dan Karyawan RSHS Negatif Corona
Rapid test corona di RSHS Bandung - Istimewa

Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan hasil tes hari pertama Rapid Diagnostic Test (RDT) COVID-19 bagi kurang lebih 300 tenaga kesehatan (nakes) dan karyawan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Ridwan Kamil mengatakan ratusan karyawan, dokter dan tenaga kesehatan di RSHS yang masuk zona merah tersebut hasil tesnya menunjukkan seluruhnya negatif.

“Negatif semua, jadi di Jabar tidak ada kasus seperti di Jakarta dimana dokter dan perawatnya terdampak mudah-mudahan berita positif atau baik ini bisa terus berlangsung,” katanya di podcast Humas Jabar, Kamis (27/3/2020).

Menurutnya jika tes massif yang rencananya berakhir pada Sabtu (28/3/2020) tersebut selesai, maka pihaknya bisa memiliki peta sebaran corona yang lebih luas dibanding peta hari ini.

“Sudah didapat dengan tes mandiri yang 500 tes itu yaitu ada empat peta persebaran kan yakni Karawang satu, Lembang satu dan dua di Bogor nah dengan tes rapid dan masif akan ditemukan peta berikutnya sehingga kita bisa melakukan blockade,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Medik & Keperawatan RSHS Bandung Dr. Nucki Nursjamsi Hidayat menjelaskan sekira 300 karyawan RSHS yang diperiksa terdiri dari dokter, perawat, driver, hingga satpam.

"Hari ini (25/3) kami memeriksakan prioritas pertama, yaitu para dokter, terdiri dari dokter penyakit dalam, dokter anestesi, dokter patologi klinik, dan dokter anak, juga dokter peserta didik PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) masing-masing KSM (Kelompok Staf Medis). Lalu diikuti para perawat, perawat dari Ruang Rawat Inap Khusus, dari Isolasi Instalasi Gawat Darurat, dari Isolasi Instalasi Rawat Jalan," ucap Nucki.

"Ditambah juga tenaga non-nakes dari driver. Ada tiga driver yang bantu mobilisasi pasien positif COVID-19. Satpam juga mengamankan (pasien), close contact. Kemudian petugas forensik yang memandikan jenazah ter-confirm positif (COVID-19). Juga petugas penunjang lain seperti Tata Usaha di area Ring 1, termasuk cleaning service," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Virus Corona

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top