Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

37 Pasar Tradisional di Kota Bandung Disemprot Disinfektan

Pemerintah Kota Bandung bergerak memastikan keamanan dan kenyaman di pasar tradisional. Untuk itu, 37 pasar yang berada di bawah pengelolaan PD. Pasar Bermartabat dilengkapi dengan tempat pencuci tangan dan penyemprotan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  15:38 WIB
Penyemprotan disinfektan di salah satu pasar di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan
Penyemprotan disinfektan di salah satu pasar di Kota Bandung - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bergerak memastikan keamanan dan kenyaman di pasar tradisional. Untuk itu, 37 pasar yang berada di bawah pengelolaan PD. Pasar Bermartabat dilengkapi dengan tempat pencuci tangan dan penyemprotan.

Direktur Utama PD. Pasar Bermartabat, Herry Hermawan menuturkan, penyemprotan disinfektan bisa meminimalisir penyebaran virus corona atau COVID-19. Hal ini agar para pedagang dan pembeli nyaman berada di pasar tradisional.

“Demi menjaga kebersihan, PD Pasar Bermartabat juga menyediakan tempaat cuci tangan di setiap pasar. Selain itu, di beberapa titik pasar juga disediakan hand sanitizer,” kata Herry, Rabu (25/3/2020).

Selain pemasangan tenda disinfektan di beberapa pasar untuk sementara, tahap pertama akan dipasang tempat pencuci tangan di 20 pasar tradisional. Selain fasilitas yang disediakan mandiri oleh PD. Pasar Bermartabat ini, tempat cuci tangan di pasar juga mendapatkan bantuan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung sebanyak 12 buah dan 9 buah bantuan dari Pertamina yang saat ini masih dalam proses.

“Mohon manfaatkan seoptimal mungkin. Kami juga mengimbau kepada setiap pedagang bisa menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dan juga menutup saluran pernafasan menggunakan masker,” imbaunya.

Herry juga mengimbau kepada para pedagang untuk lebih peka memerhatikan kondisi tubuhnya. Apabila kurang sehat, para pedagang lebih baik tidak memaksakan berjualan untuk sementara waktu.

“Kemudian kami juga mengimbau kepada pedagang yang sudah batuk-batuk, sesak nafas atau demam tinggi sebaiknya tidak datang ke pasar untuk berdagang. Sebaiknya tetap beristirahat di rumah dan juga menjaga kesehatan untuk keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut Herry juga mengajak kepada para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga di pasaran. Terlebih di tengah situasi pendemi virus corona ini jangan sampai persoalan masyarakat justru bertambah dengan gejolak harga kebutuhan di pasar.

“Para pedagang juga ikut membatasi pembelian terhadap sejumlah komoditi yang disinyalir terjadi penimbunan. Pedagang dan kepala pasar harus terus berkomunikasi melaporkan setiap perkembangan,” katanya. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top