Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mendagri Tito Puji Jabar Command Center

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan apresiasi terhadap langkah antisipasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani pandemi COVID-19 melalui Jabar Command Center (JCC).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  20:31 WIB
Mendagri Tito Karnavian (kiri) saat meninjau langsung JCC yang ada di kawasan Gedung Sate, ditemani Gubernur Jabar Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage
Mendagri Tito Karnavian (kiri) saat meninjau langsung JCC yang ada di kawasan Gedung Sate, ditemani Gubernur Jabar Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan apresiasi terhadap langkah antisipasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani pandemi COVID-19 melalui Jabar Command Center (JCC).

Menurut Tito, command center dengan fasilitas lengkap akan mampu menyosialisasikan COVID-19, social distancing, hingga tata cara memelihara kesehatan tubuh kepada masyarakat luas secara efektif dan optimal.

Dalam agendanya meninjau langsung JCC yang ada di kawasan Gedung Sate itu, Tito pun berharap agar daerah lain dapat meniru command center milik Pemprov Jabar tersebut.

“Dari paparan command center yang ada, saya terus terang kasih apresiasi tinggi. Saya lihat command center sudah terbentuk. (Ini) command center yang tetap ada sumber daya manusia, pembagian tugas, ada peta, ada aplikasi yang bisa diunduh, bahkan ada sistem yang meng-connect ke 50.000 RW,” ucap Tito dalam konferensi pers penanganan COVID-19 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (18/3/20).

“Saya berharap kepala daerah lain bisa bikin command center sendiri. Bisa meniru Jabar, (command center) ini sudah bagus,” tegasnya.

Selain JCC, Tito pun mengapresiasi inisiatif Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang aktif merumuskan langkah-langkah proaktif untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Ridwan Kamil, kata Tito, juga telah membentuk organisasi penanggulangan COVID-19 yang melibatkan lintas sektoral sebagai langkah edukasi, deteksi, hingga mitigasi.

“Saya juga kasih apresiasi sama gubernur (Ridwan Kamil), sudah antisipasi sejak awal, persiapan kalau Covid (COVID-19) masuk Jabar. Kemudian edukasi, mitigasi, dan terjadinya lonjakan secara eksponensial,” ujar Tito.

“Untuk organisasi sudah dibentuk dalam rangka penanggulangan covid. Jadi selain leadership, ada tim yang melakukan deteksi dan surveillance atau tracing dan penanganan mereka yang diduga atau ODP maupun PDP. Apresiasi apalagi ini sudah lintas sektoral. Hal penting yang dapat ditiru daerah lain, jangan telat untuk membuat tim,” ujarnya.

Sementara itu, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan proaktif tes kepada 230 orang sampel dengan hasil satu di antaranya positif COVID-19 meski tidak menunjukkan gejala terjangkit virus SARS-CoV-2 itu.

“Kami sampaikan tes proaktif dari 230 (orang), satu positif dan sekarang dirawat di RSHS. Padahal orang tersebut terlihat sehat dan tidak bergejala,” ucap Kang Emil.

“Ini menandakan kita harus waspadai, tidak menunggu mereka bergejala baru mereka periksa. Alhamdulillah keputusan tes proaktif diapresiasi menteri,” katanya.

Dalam upaya pencegahan COVID-19 di Jabar, JCC sendiri merupakan markas Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (PIKOBAR). Adapun warga bisa mengakses informasi berkaitan dengan COVID-19 hingga peta persebarannya melalui situsweb pikobar.jabar.go.id.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top