Pemprov Jabar Realisasikan Pembelian Tiket Pesawat Perjalanan Dinas via Online

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa menjalin kerja sama dengan empat aplikator penyedia jasa tiket online.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  14:11 WIB
Pemprov Jabar Realisasikan Pembelian Tiket Pesawat Perjalanan Dinas via Online
Kepala Biro Pengadaan dan Jasa Setda Jabar Ika Mardiah (tengah) - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com,BANDUNG—Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa menjalin kerja sama dengan empat aplikator penyedia jasa tiket online.

Kepala Biro Pengadaan dan Jasa Setda Jabar Ika Mardiah mengatakan penerapan inovasi di sektor pengadaan jasa untuk perjalanan dinas ini merupakan arahan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Pak Gubernur meminta agar pembelian tiket pesawat bisa dilakukan online, agar murah dan cepat,” katanya di Bandung, Rabu (12/2).

Kerjasama dengan empat aplikator tiket online tersebut antara lain dengan Tiket.com, Traveloka, Aerotravel dan Voltras. Perjanjian kerjasama rencananya akan digelar pada medio Februari. “Nanti secara teknis penandatanganan kerjasama oleh Pak Sekda,” ujarnya.

Menurutnya selain murah, efisiensi akan terjadi jika inovasi ini sudah diterapkan. Ika mencatat tahun lalu anggaran perjalanan dinas seluruh dinas di Pemprov Jawa Barat mencapai Rp37 miliar. “Sekarang tiket pesawat bisa pilih yang mana saja dari penyedia jasa online yang lebih murah,” tuturnya.

Keuntungan kedua adalah transparansi. Menurutnya penyedia jasa yang bekerjasama juga memberikan data untuk dipantau pihaknya agar terhindar dari modus penyalahgunaan perjalanan dinas. “Ada yang pesan tiket pesawat tapi tidak berangkat, tapi boarding passnya itu ada, ini untuk menghindari hal-hal seperti ini,” katanya.

Teknis pembelian tiket online ini nantinya setiap organisasi perangkat daerah akan memiliki akun tersendiri di setiap penyedia jasa. Saat memesan tiket, ada fitur untuk memasukan surat tugas sebagai bukti perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN). “Nama booker dan issued juga beda,” ujar Ika.

Terobosan ini menurut Ika terbilang progresif mengingat provinsi lain belum menggunakan layanan online sebagai basis pembelian tiket perjalanan dinas. “Jawa Barat menjadi provinsi yang pertama menggunakan aplikasi online untuk pembelian tiket pesawat online,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tiket dan akomodasi perjalanan dinas aparatur sipil negara didorong membeli via online agar terjadi efisiensi anggaran.

"Perjalanan dinas sekarang harus beli online itu satu keputusan besar. Selama ini masih tidak efisien karena dananya tidak sedikit yang dikelola oleh urusan itu," katanya di Bandung, Sabtu (28/12/2020) lalu.

Menurutnya anggaran untuk perjalanan dinas jika mengandalkan sistem pembelian via agen perjalanan seperti yang dilakukan saat ini biayanya lebih mahal. Meski tidak murah, pembelian tiket dan akomodasi via aplikasi online diyakini lebih efektif dan efisien.

"Selama ini masih ada yang belinya manual sehingga pas dibandingkan dengan online harganya terlalu mahal untuk mengefisienkan tidak boleh ada manual lagi semua serba online sesuai visi Jabar Digital,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemprov jabar

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top