Banjir di Wilayah Barat Cirebon Berdampak ke 7 Desa

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, menyebutkan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cirebon bagian barat, merendam tujuh desa.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  13:36 WIB
Banjir di Wilayah Barat Cirebon Berdampak ke 7 Desa
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, menyebutkan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Cirebon bagian barat, merendam tujuh desa.

Tujuh desa tersebut yakni, Desa Bojongkulon, Susukan, Bunder, Gintunglor, Ujungebang Jatipura, dan Kendondong.

Dadang mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir di wilayah tersebut. Yakni, usia tanggul penahan tua, sedimentasi, dan curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Usia tanggul yang sudah tua sehingga rawan jebol, kemudian arus Sungai Wanakayam cukup deras serta debit air meningkat," kata Dadang di Kabupaten Cirebon, Jumat (7/2/2020).

Dadang mengatakan, Sungai Wanakayam melintang mulai dari Kecamatan Susukan, Gegesik, dan bermuara di Kecamatan Kapetakan. Sedangkan hulu sungai tersebut berada di wilayah Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

Setelah melakukan evakuasi, pihak BPBD Kabupaten Cirebon langsung menggelar rapat dengan sekretaris daerah, Dinas PUPR, dan instansi terkait untuk mencari solusi tanggul jebol tersebut.

Upaya yang dilakukan saat ini, yakni membuat tanggul penahan air dengan menggunakan karung berisi pasir, bronjong kawat, dan bambu.

"Kami juga sudah berkoordinasi juga dengan BBWS untuk berupaya mengurangi dampak banjir," katanya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, pada Rabu sore (5/2/2020), menyebabkan beberapa ecamatan di wilayah bagian barat Cirebon terendam banjir. Bencana banjir pun berdampak kepada 3.093 jiwa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cirebon

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top