Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kelola Sampah Plastik, Kota Bogor Siapkan Lahan di Galuga

Kota Bogor merespons positif rencana Pemprov Jawa Barat membangun pengelolaan sampah plastik bersama PT Plastic Energy Limited asal Inggris.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  19:50 WIB
Kelola Sampah Plastik, Kota Bogor Siapkan Lahan di Galuga
Wali Kota Bogor Bima Arya - Bisnis/Wisnu Wage
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG — Kota Bogor merespons positif rencana Pemprov Jawa Barat membangun pengelolaan sampah plastik bersama PT Plastic Energy Limited asal Inggris.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan penanganan sampah di wilayahnya terbilang berat karena setiap hari mencapai 500 ton dimana 80 ton di antaranya sampah plastik.

Pihaknya berencana mengolah 80 ton itu untuk diarahkan ke pengelolaan di Galuga dan sisanya di Nambo. “Akan diatur sistemnya, ke Nambo diatur berapa [sampahnya]. Ke Galuga [sampah] plastiknya,” tuturnya di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (5/2/2020).

Pembangunan pengelolaan sampah oleh Plastic Energy menurutnya sangat dimungkinkan di Galuga karena lahan yang ada saat ini mencapai 38 hektare dan belum sepenuhnya dioptimalkan.

Bima menghitung kebutuhan pengelolaan sampah plastik di Galuga tidak akan memakan lahan lebih dari 2 hektare. “Jadi masih sangat luas sekali, belum [over kapasitas],” ujarnya.

Proyek ini menjadi penting mengingat Pemkot Bogor sudah melarang penggunaan plastik dalam aktifitas perdagangan. Namun urusan sampah plastik tetap menjadi persoalan mengingat saat ini Bogor belum memiliki tempat pengolahan khusus. “Ini kan harus diolah, jadi sekaligus edukasi kepada warga juga,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top