Virus Corona: Soal Warga Jabar di Wuhan, Ridwan Kamil Tunggu Arahan Kemenlu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali meminta warganya untuk tetap tenang terkait masih ramainya perkembangan virus corona. Termasuk kemungkinan soal kepulangan warga Jawa Barat di China.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  15:10 WIB
Virus Corona: Soal Warga Jabar di Wuhan, Ridwan Kamil Tunggu Arahan Kemenlu
Ilustrasi. Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memeriksa penumpang yang baru tiba dengan alat deteksi suhu tubuh (thermoscan) di terminal kedatangan Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020). Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang telah mewabah di beberapa negara. ANTARA FOTO - Dedhez Anggara

Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali meminta warganya untuk tetap tenang terkait masih ramainya perkembangan virus corona. Termasuk kemungkinan soal kepulangan warga Jawa Barat di China.

Ridwan Kamil mengatakan per hari ini Jawa Barat relatif aman dari virus corona dan tidak ada satupun pasien yang dinyatakan positif terkena virus yang menyebar dari provinsi Wuhan, China tersebut.

“Jabar masih aman. Semua suspect corona, tidak ada, negatif,” katanya di Gedung Sate, Bandung, Kamis (30//1/2020).

Menurutnya karena gejala corona mirip dengan flu, maka kekhawatiran warga dianggapnya masih wajar. Dia memastikan masyarakat untuk tetap tenang karena pemerintah sudah melakukan kesiapsiagaan termasuk melakukan pencegahan di pintu masuk kemungkinan datangnya pembawa virus.

“Di bandara, pelabuhan dan lain-lain. Koordinasi intensif kami lakukan mulai dari puskesmas sampai rumah sakit. Masyarakat waspada, silahkan melaporkan ketika ada hal-hal yang gejalanya mirip,” ujarnya.

Disinggung ada tidaknya warga Jawa Barat di Wuhan atau provinsi lain di China, Ridwan Kamil mengaku masih melakukan koordinasi. Menurutnya urusan yang terkait Warga Negara Indonesia (WNI) di Cina diputuskan pemerintah komandonnya berada di Kementerian Luar Negeri.

“Jadi kita menunggu arahan dari Kemenlu,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top