Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Ruang Pamer 'Sejarah Kehidupan' di Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung memperkenalkan ruang pamer “Sejarah Kehidupan” setelah dilaksanakannya revitalisasi tahap awal pada bulan Juni 2019 lalu.
Novianti
Novianti - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  13:27 WIB
Pengunjung saat mengeksplor ruang Sejarah Kehidupan di Museum Geologi Bandung - Bisnis/Novianti
Pengunjung saat mengeksplor ruang Sejarah Kehidupan di Museum Geologi Bandung - Bisnis/Novianti

Bisnis.com, BANDUNG – Museum Geologi Bandung memperkenalkan ruang pamer “Sejarah Kehidupan” setelah dilaksanakannya revitalisasi tahap awal pada bulan Juni 2019 lalu.

Kepala Museum Geologi Bandung, Iwan Kurniawan mengatakan Sejarah Kehidupan merupakan ruang pamer yang berisi berbagai bukti kehidupan masa lampau dan koleksi fosil makhluk hidup dari berbagai masa.

Hasil revitalisasi ruangan ini adalah adanya penyegaran dari sisi storyline, tata penyajian dan strategi penyampaian informasi sesuai dengan kaidah permuseuman, yaitu wajib mengkaji ulang tata pamernya secara berkala.

“Di ruang tata pamer yang baru ini pengunjung diajak untuk memahami perkembangan kehidupan di bumi secara kronologis mulai dari proses awal terbentuknya bumi, air, munculnya makhluk hidup sampai kehidupan saat ini,” ujar Iwan, Rabu (29/1/2020).

Iwan memaparkan, revitalisasi terakhir kali dilakukan pada tahun 1999. Pada revitalisasi tahun ini, Museum Geologi melibatkan para narasumber kompeten yang merupakan para ahli dari Badan Geologi.

“Dengan adanya revitalisasi ini, diharapkan Museum Geologi bisa menjadi tempat untuk mengkaji, belajar dan bersenang-senang. Kami juga berharap museum ini tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat dalam negeri saja, tapi juga luar negeri,” katanya.

Menurut Iwan, Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan geologi berlimpah. Untuk mengkaji dan mengetahui kekayaan itu, masyarakat bisa mengetahuinya dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi museum.

“Kami ingin mengubah pemikiran masyarakat yang masih menilai jika museum itu tempat yang membosankan dan menyeramkan. Oleh karena itu, di tahap revitalisasi selanjutnya, kami akan fokus pada kenyamanan pengunjung yang juga ingin mewujudkan Museum Geologi ramah disabilitas,” ujarnya.

Iwan menuturkan, pengunjung Museum Geologi mencapai 600 ribu orang dalam satu tahun. Kedepannya, Museum Geologi menargetkan 1 juta pengunjung sekaligus untuk memajukan pariwisata Kota Bandung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

museum
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top