Ribuan UMKM Jabar Diwisuda, Seskemenkop Berharap Pelaku Usaha Naik Kelas

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan berharap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat bisa naik kelas. Terlebih dengan populasi pelaku UMKM di Jawa Barat yang terus tumbuh setiap tahunnya.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 November 2019  |  20:00 WIB
Ribuan UMKM Jabar Diwisuda, Seskemenkop Berharap Pelaku Usaha Naik Kelas
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan memberikan sambutan pada acara Pameran dan Wisuda UMKM Juara 2019, Bandung, Jumat (29 - 11).

Bisnis.com, BANDUNG — Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan berharap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat bisa naik kelas. Terlebih dengan populasi pelaku UMKM di Jawa Barat yang terus tumbuh setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan oleh dia saat membuka Wisuda dan Pameran UMKM Juara yang digelar 29 November 2019 hingga 1 Desember 2019 di Harris Convention Hotel Festival Citylink, Kota Bandung.

“Saya apresiasi gelaran ini, nantinya tahun depan harus dievaluasi UMKM mana saja yang bisa naik kelas,” kata Rully.

Dalam gelaran ini, 1.800 peserta Program UMKM Juara akan diwisuda dan memamerkan hasil produksi UMKM Juara. Kegiatan Wisuda dan Pameran UMKM Juara ini merupakan bagian dari tahapan program UMKM Juara yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencapai Jabar Juara Lahir Batin melalui inovasi dan kolaborasi. 

Menurut dia, dengan perkembangan dunia UMKM di Jawa Barat harus mampu mengarah pada era digitalisasi. Untuk itu, kedepan pihaknya akan melakukan pendampingan pada pemanfaatan produk digital dalam kegiatan UMKM.

“Tahun ini kita membuat aplikasi dan diharapkan peran koperasi sebagai sebuah komunitas pelaku usaha bisa lebih beperan hingga diberbagai tempat sehingga pelaku usaha mudah mendapatkan akses,” jelas dia. 

Menurut Kepala Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji, program diproyeksikan mampu mendorong UMKM  untuk tumbuh dan berkembang dalam skala kelas usaha. Manfaat yang diperoleh UMKM dengan program ini adalah penguatan diri dan manajemen usaha untuk dapat naik kelas dengan memanfaatkan teknologi informasi, akses pasar, akses permodalan melalui pendampingan dan pelatihan.

Menurut dia, UMKM Juara akan mengarahkan pelaku usaha yang sudah memiliki karakteristik entrepreneur ditandai dengan semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan dalam menanganiusaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan,menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

2.500 UMKM Juara asal Jabar menurut dia telah direkrut sejak awal 2019 ini dan mereka telah dibimbing dan didamping menjadi UMKM yang lebih produktif. 

“Fasilitas yang diberikan pendampingan dan pelatihan oleh tenaga ahli dibidangnya selama 6 (enam) bulan, temu bisnis, gelar produk, benchmarking bagi umkm yang progresnya meningkat selama pendampingan. Pameran dalam dan luar negeri berdasarkan hasil penilaian dan kurasi produk peserta UMKM Juara oleh tim,” kata dia.

Setelah melalui tahapan-tahapan yang telah dilalui, akhirnya pada akhir November 2019 ini sebanyak 1.800 UMKM Juara akan diwisuda dan menggelar produknya pada Pameran UMKM Juara ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, jabar

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top