Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pekerja Migran Asal Indramayu Kembali ke Kampungnya Setelah 15 Tahun Hilang

Seorang Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali lagi ke kampung halamannya setelah 15 tahun hilang kontak saat bekerja di Oman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 November 2019  |  05:45 WIB
Muyasiroh (kiri) - Antara
Muyasiroh (kiri) - Antara

Bisnis.com, INDRAMAYU - Seorang Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali lagi ke kampung halamannya setelah 15 tahun hilang kontak saat bekerja di Oman.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Indramayu Juwarih mengatakan pekerja migran itu bernama Muyasiroh (30), dia sudah kembali ke kampung halamannya pada Minggu (24/11).

"Pada hari Minggu Muyasiroh sudah berkumpul dengan keluarganya lagi," kata Juwarih, Senin (25/11/2019).

Muyasiroh kata Juwarih, merupakan warga Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Di mana yang bersangkutan putus kontak dengan keluarga sejak 4 Oktober 2004 lalu berpamitan untuk bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) ke luar negeri, namun saat itu juga tidak diketahui keberadaannya.

Menurutnya pada saat ditanya alasan kenapa tidak memberi kabar ke orang tua, Muyasiroh hanya diam karena masih belum bisa untuk berbicara menggunakan bahasa Indonesia.

"Karena selama 15 tahun bekerja di Oman dirinya belum pernah bertemu dengan orang Indonesia," ujarnya.

Muyasiroh kata Juwarih, ditemukan dan dipulangkan ke Indonesia setelah keluarga mengadukan permasalahannya yang 15 tahun hilang kontak saat bekerja di Oman, ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, pada 13 Oktober 2019.

Kemudian SBMI Indramayu meneruskan aduan dari keluarga Muyasiroh ke Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negara RI secara tertulis pada 15 Oktober 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indramayu

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top