Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Bandung Percepat Pembenahan Semi Basement Pasar Kosambi

Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat para pedagang Pasar Kosambi korban kebakaran agar bisa segera kembali berjualan di semi basement. Oleh karenanya, Pemkot Bandung terus menggenjot pembenahan semi basement Pasar Kosambi.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 24 November 2019  |  15:30 WIB

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat para pedagang Pasar Kosambi korban kebakaran agar bisa segera kembali berjualan di semi basement. Oleh karenanya, Pemkot Bandung terus menggenjot pembenahan semi basement Pasar Kosambi.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, hadirnya pedagang di semi basement Pasar Kosambi bisa membangun kembali iklim berniaga seperti sebelum dilanda musibah kebakaran.

"Saya lebih konsen supaya pedagang berdagang secara nyaman di semi basement ini," kata Yana, Minggu (24/11).

Oleh karenanya, Yana terus mendorong PD. Pasar Bermartabat untuk secepatnya menuntaskan pengerjaan. Sebab, jelang akhir tahun diperkirakan iklim berjualan bakal mengalami kenaikan.

"Mudah-mudahan awal bulan Desember (selesai). Supaya akhir tahun bisa berdagang dan marema (laku)," tuturnya.

Yana cukup mengapresiasi pengerjaan Pasar Kosambi terhitung cukup cepat. Dari peninjauan terakhirnya pada pekan lalu, kini sudah tampak beberapa bagian yang hampir beres dan sisanya tinggal penyempurnaan.

"Ini berproses. Lampu sudah sekian persen dan lantai terpasang. Saya ingin terus meyakinkan progres berjalan baik sesuai 'schedule'. Menurut teman-teman PD Pasar, komunikasi dengan para pedagang sudah berjalan oke," terangya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PD. Pasar Bermartabat, Lusi Lesminingwati menyatakan, perkembangan pengerjaan semi basement Pasar Kosambi kini sudah mencapai 90 persen. Sehingga dapat tuntas pada awal Desember mendatang.

"Sekarang yang sisanya itu tinggal 10 persen. Hanya tinggal memasang instalasi listrik dan air," ucap Lusi.

Seiring pengerjaan yang terus berkembang, Lusi mengungkapkan, para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya tersebar di area luar pasar berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk berpindah ikut berjualan di area semi basement Pasar Kosambi.

Ruang dagang, kata Lusi, bertambah menjadi 536 ruang dagang. Eksisting pedagang sebanyak 173 orang. Di luar terdata 261 PKL.

"Terakhir itu 140 PKL sudah daftar dan sampai hari ini jumlahnya terus bertambah," katanya.(k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top