Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditunggak BPJS, Layanan di RSUD Kota Bandung Terus Jalan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung memastikan tetap memberikan layanan prima kepada pasien meskipun BPJS Kesehatan masih menunggak pembayaran sebesar Rp40 miliar.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 14 November 2019  |  20:03 WIB
Direktur RSUD Kota Bandung, Exsenveny Lalopua - Bisnis/Dea Andriyawan
Direktur RSUD Kota Bandung, Exsenveny Lalopua - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung memastikan tetap memberikan layanan prima kepada pasien meskipun BPJS Kesehatan masih menunggak pembayaran sebesar Rp40 miliar.

“Kalau BPJS belum bayar itu hampir seluruh Indonesia. Kami mengelola anggaran pelayanan mandiri dengan aturan yang ada. Kami bisa bertahan dengan cash flow sampai Desember ini,” jelas Direktur RSUD Kota Bandung, Exsenveny Lalopua pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (14/11).

Ia mengungkapkan, BPJS Kesehatan masih menunggak selama 6 bulan. BPJS Kesehatan baru membayar tagihan untuk Januari-April 2019 lalu.

"Untuk menutupi itu gunakan cash flow yang ada. Kita kelola kas secara efisien dengan tidak menurunkan mutu pelayanan,” tegas Viny sapaan akrabnya.

Untuk diketahui, RSUD memiliki 304 kamar yang terdiri dari kelas 3 berjumlah 108 kamar, kelas 2 (91 kamar), kelas 1 (16 kamar), VIP (2 kamar), VVIP (2 kamar), dan ICU (8 kamar), dan MICU dan PICU (5 kamar).

"RSUD Kota Bandung tetap siaga dengan pelayanan dan jumlah tempat tidur setiap kelasnya," tegas Veny. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjs kesehatan
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top